Bos Aprilia: Kami Tak Berencana Mengganti Maverick Vinales

31 Juli 2022, 22:15 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Selebrasi Maverick Vinales (Aprilia) usai finis ketiga di MotoGP Belanda 2022 yang digelar di Sirkuit Assen pada Minggu (26/6/2022).
Selebrasi Maverick Vinales (Aprilia) usai finis ketiga di MotoGP Belanda 2022 yang digelar di Sirkuit Assen pada Minggu (26/6/2022). /instagram.com/aprilia

SKOR.id - Aprilia menjadi pabrikan pertama yang mengamankan dua kursi pembalapnya untuk MotoGP 2023.

Mereka tanpa ragu memperpanjang kontrak Aleix Espargaro dan Maverick Vinales hingga MotoGP 2024 mendatang.

Perpanjangan kontrak Aleix Espargaro mungkin tidak terlalu mengherankan mengingat dirinya bagian penting dari perkembangan Aprilia dalam beberapa musim terakhir.

Namun tidak demikian halnya dengan Maverick Vinales. Mantan pembalap Yamaha tersebut masih tampil angin-anginan dan "hanya" bertengger di peringkat 12 klasemen MotoGP 2022.

Dikutip dari Motorsport, Massimo Rivola selaku bos Aprilia memiliki alasan sendiri mengapa mempertahankan Maverick Vinales.

Rivola bahkan menegaskan belum berpikiran untuk mengganti Vinales karena menurutnya pembalap berjuluk Top Gun tersebut masih punya potensi.

"Kami bahkan tidak mempertimbangkan mengganti Vinales di masa depan," kata Rivola, tegas.

"Itu karena saya kira Vinales masih memiliki banyak potensi. Kami sangat percaya kepadanya."

"Tetapi Anda juga harus ingat bila ia menggeber motor bermesin 4-silinder segaris selama lebih dari 6,5 tahun sebelum bersama kami (Aprilia memakai mesin V4)," tuturnya.

CEO Aprilia, Massimo Rivola.
CEO Aprilia, Massimo Rivola. (INSTAGRAM MASSIMO_RIVOLA)

Seperti diketahui, salah satu penyebab perpisahan Vinales dengan Yamaha adalah hubungan kedua pihak yang kurang baik.

Pabrikan berlogo garpu tala tersebut kurang puas dengan torehan Vinales selama empat setengah tahun sebagai pembalap Yamaha.

Vinales dianggap belum mampu menyamai prestasi Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang begitu piawai beraksi di atas YZR-M1.

Puncak perselisihan Vinales dengan Yamaha terjadi dalam GP Styria yang digelar di Red Bull Ring, Austria pada awal Agustus 2021 lalu.

Saat itu, Vinales dengan sengaja menggeber-geber mesin Yamaha YZR-M1 meskipun tahu hal itu tidak perlu dan bisa merusak mesin.

Yamaha kemudian melarangnya turun hingga kemudian para bos di Iwata, Jepang dan Vinales sepakat memutuskan kontrak yang seharusnya berakhir saat MotoGP 2022 selesai.

"Jika ia datang ke kami sebagai rookie, mungkin justru akan lebih mudah baginya," kata Rivola membela Vinales.

"Tetapi saya sangat yakin Maverick Vinales mampu memenuhi ekspektasi kami," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Motorsport Indonesia dengan judul "Alasan Massimo Rivola Masih Percaya kepada Maverick Vinales".

Berita MotoGP lainnya:

Pengamat MotoGP Sebut 2 Sosok yang Bisa Bawa Repsol Honda Kembali Berjaya

Jelang Paruh Kedua MotoGP 2022, Brad Binder Berharap Peningkatan dari KTM

Bukan Fabio Quartararo, Ini Jagoan Valentino Rossi untuk Menjuarai MotoGP 2022

 

  • Sumber: Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    MotoGP

    Rabu, 27 Juli 2022

    Evolusi Kamera di Motor MotoGP, 13 Kamera Dipasang pada Setiap Balapan

    MotoGP merupakan ajang balapan paling bergengsi di dunia. Tak sekadar menyajikan balapan, Dorna Sport selaku penyelenggara juga memberikan pengalaman terbaik bagi penggemarnya.

    MotoGP

    Rabu, 27 Juli 2022

    Skor 5: Teka-teki yang Menanti Terjawab pada Paruh Kedua MotoGP 2022

    Setelah jeda selama hampir satu bulan, MotoGP 2022 akan kembali bergulir mulai pekan depan.

    MotoGP

    Jumat, 29 Juli 2022

    Skor 5: Rider paling Bersinar di Paruh Pertama MotoGP 2022

    Berikut lima rider paling mencuri perhatian pada paruh pertama MotoGP 2022.

    Terbaru

    MotoGP

    Sabtu, 13 Agustus 2022

    Penjualan Tiket MotoGP Malaysia 2022 Belum Mencapai 50 Persen

    Penjualan tiket MotoGP Malaysia 2022 yang dijadwalkan berlangsung pada 21-23 Oktober mendatang, belum mencapai 50 persen.

    MotoGP

    Sabtu, 13 Agustus 2022

    Grandstand Silverstone Lengang, MotoGP Inggris 2022 Tinggalkan Catatan Negatif

    Suksesnya penyelenggaraan MotoGP Inggris 2022 ternyata menyimpan sisi gelap.

    MotoGP

    Sabtu, 13 Agustus 2022

    Marc Marquez Sebut Joan Mir Jadi Tandemnya Musim Depan

    Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, angkat bicara soal spekulasi tandemnya pada MotoGP 2023.

    MotoGP

    Jumat, 12 Agustus 2022

    Bos RNF Mengaku Dapat Firasat sebelum Andrea Dovizioso Umumkan Pensiun

    Bos RNF Racing, Razlan Razali, mengaku telah mendapat firasat jika Dovizioso akan pensiun.

    MotoGP

    Jumat, 12 Agustus 2022

    Luca Marini Ungkap Permintaan Khususnya pada Ducati di Paruh Kedua MotoGP 2022

    Luca Marini memiliki permintaan khusus untuk Ducati di paruh kedua MotoGP 2022.

    MotoGP

    Jumat, 12 Agustus 2022

    Komentar Gubernur NTB Usai Sirkuit Mandalika Dicoret dari Tes Pramusim MotoGP 2023

    Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, mengatakan bahwa biaya tes pramusim MotoGP tidak sepadan dengan pendapatan dari tiket.

    MotoGP

    Kamis, 11 Agustus 2022

    Marc Marquez Bertekad Comeback di MotoGP Valencia 2022

    Marc Marquez bertekad comeback pada MotoGP Valencia 2022.

    MotoGP

    Kamis, 11 Agustus 2022

    Bukan Fabio Quartararo, Ini Pembalap yang Diwaspadai Aprilia di MotoGP Austria 2022

    Bos Aprilia, Massimo Rivola, menyebut satu pembalap yang diwaspadainya di Austria.

    MotoGP

    Kamis, 11 Agustus 2022

    MGPA Ungkap Alasan Sirkuit Mandalika Tak Gelar Tes Pramusim MotoGP 2023

    Sirkuit Mandalika di Lombok tak masuk dalam lokasi atau venue tes pramusim untuk MotoGP 2023.

    MotoGP

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Absennya Marc Marquez Dinilai Punya Andil Besar bagi Gelar Juara Dunia Fabio Quartararo

    Absennya Marc Marquez di MotoGP memberikan peluang bagi pembalap lainnya untuk merebut kemenangan.
    X