Bos Ducati Ungkap Penyebab Pabrikan Jepang Melempem

22 Januari 2023, 23:40 WIB
Editor: Tri Cahyo Nugroho
General Manager Ducati Corse Luigi “Gigi” Dall'Igna menjelaskan apa yang terjadi pada pabrikan Jepang di MotoGP bisa dialami siapa pun.
General Manager Ducati Corse Luigi “Gigi” Dall'Igna menjelaskan apa yang terjadi pada pabrikan Jepang di MotoGP bisa dialami siapa pun. /

  • Ducati berhasil mendominasi Kejuaraan Dunia MotoGP 2022. 
  • General Manager Ducati Corse Luigi “Gigi” Dall'Igna pun buka suara soal penurunan performa sejumlah pabrikan Jepang, utamanya Honda
  • Dall’Igna pun menyambut baik sprint race yang akan dimulai pada MotoGP 2023.

SKOR.id – Pabrikan Eropa terbukti mampu menguasai Kejuaraan Dunia MotoGP 2022 dengan berhasil memenangi 15 dari 20 Grand Prix (Ducati 12, KTM 2, dan Aprilia 1). Sementara, lima GP dikuasai pabrikan Jepang (Yamaha 3 dan Suzuki 2).

Ducati berhasil merebut “Triple Crown” usai Francesco “Pecco” Bagnaia (Ducati Lenovo) memenangi gelar pembalap, Ducati Lenovo di tim, serta pabrikan berkat performa impresif tim-tim satelit Prima Pramac Racing dan Gresini Racing.

Aprilia merebut kemenangan pertama di MotoGP setelah Aleix Espargaro menguasai GP Argentina. KTM mencuri dua kemenangan lewat Miguel Oliveira (musim 2023 pindah ke RNF Aprilia).

Yamaha hanya mampu menang lewat Fabio Quartararo, sedangkan dua kemenangan Suzuki (yang mundur pada akhir 2022) direbut Alex Rins (musim depan pindah ke LCR Honda).

Honda, pabrikan tersukses dengan 156 kemenangan di kelas MotoGP yang dimulai sejak 2002, justru tidak berhasil memenangi balapan pada 2022 lalu. Ini menjadi tahun ketiga beruntun (sejak 2020) mereka tidak mampu memenangi balapan.

Gigi Dall’Igna pun menjelaskan apa yang terjadi dengan tiga pabrikan asal Jepang di MotoGP. Menurut insinyur asal Italia berusia 56 tahun tersebut, penyebab menurunnya performa pabrikan asal Jepang sejatinya sudah biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

“Ketika Anda mendapatkan hasil-hasil bagus, rasanya normal untuk memperlambat pengembangan. Padahal, mereka yang sedang mengejar justru lebih berani mengambil risiko, tes lebih banyak, dan melakukan pengembangan lebih intens,” ucap Dall’Igna.

“Siapa pun yang berada di atas, di sisi lain pasti berisiko bakal kehilangan posisi itu. Saya kira ini manusiawi.

“Ini menjadi pelajaran penting karena pada dasarnya Anda tidak boleh berhenti, berdiam. Anda harus terus mengembangkan diri dan berkembang lebih jauh,” ujar Dall’Igna seperti dikutip Speedweek.com.

Bicara soal format baru MotoGP mulai 2023 dengan adanya tambahan balapan pada Sabtu, sprint race, Dall’Igna yakin ini merupakan ide bagus untuk mendongkrak minat penonton.

“Sabtu akan menjadi hari paling menarik sepanjang akhir pekan Grand Prix, dengan adanya kualifikasi dan sprint race. Level adrenalin akan sangat tinggi,” kata Dall'Igna.

“Secara umum, saya berharap jika semua pihak (di MotoGP) mau berkorban sedikit, semua akan mampu membuat kejuaraan ini kembali bersinar, bahkan lebih.”

Berita MotoGP Lainnya:

Alasan Ducati Tutup Pintu untuk Datangkan Marc Marquez

Alasan Ducati Tak Berani Jamin Masa Depan Francesco Bagnaia

Honda Resmi Datangkan Eks Manajer Teknis Suzuki untuk MotoGP 2023 

 

Tag

Video

Berita Terkait

MotoGP

Senin, 2 Januari 2023

Francesco Bagnaia: Yang Harus Diwaspadai Itu Saya, Bukan Ducati

Francesco Bagnaia merupakan salah satu pembalap yang diprediksi akan bersinar pada MotoGP 2023.

MotoGP

Senin, 9 Januari 2023

Andrea Dovizioso Akui Sempat Berselisih dengan Beberapa Orang Ducati

Mantan pembalap MotoGP, Andrea Dovizioso, mengungkap alasan perpisahannya dengan Ducati.

MotoGP

Rabu, 18 Januari 2023

Ducati Akui Lebih Mudah Menang dengan Tenaga Motor Besar

General Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna mengantisipasi tes resmi MotoGP dengan menurunkan motor 2022 dan 2023 sekaligus.

Terbaru

MotoGP

Senin, 30 Januari 2023

Jelang MotoGP 2023, Valentino Rossi Ajak Pembalap VR46 Rider Academy Latihan di Portugal

Legenda MotoGP Valentino Rossi membawa motor hadiah dari Yamaha untuk latihan bersama para pembalap didikannya di Portugal.

MotoGP

Senin, 30 Januari 2023

5 Pemenang Race Terbanyak MotoGP: Marc Marquez Berpeluang Libas Giacomo Agostini

Valentino Rossi masih memegang rekor kemenangan terbanyak di kelas premier. Kini, Marc Marquez diyakini mampu melewati catatan Giacomo Agostini.

MotoGP

Senin, 30 Januari 2023

Jack Miller Berharap Bisa Samai Rekor Loris Capirossi pada MotoGP 2023

Pembalap tim pabrikan KTM, Jack Miller, berharap mampu menyamai rekor Loris Capirossi pada MotoGP musim ini.

MotoGP

Minggu, 29 Januari 2023

Jorge Martin Optimistis dengan Performa Motor Anyar Ducati di MotoGP 2023

Jorge Martin optimistis dengan performa motor anyar Ducati yang akan digunakan mengarungi MotoGP 2023.

MotoGP

Minggu, 29 Januari 2023

Jack Miller: Saya Yakin Semua akan Suka Sprint Race

Kendati masih mengundang perdebatan, Jack Miller meyakini bahwa saat diterapkan nanti, semua orang akan suka sprint race.

MotoGP

Minggu, 29 Januari 2023

Marc Marquez Sempat Dipaksa Sang Kakek Tinggalkan MotoGP

Marc Marquez mengungkap fakta kelam yang dialaminya saat tengah dihantam cedera.

MotoGP

Sabtu, 28 Januari 2023

Fabio Quartararo Klaim Karismanya Mirip seperti Valentino Rossi

Fabio Quartararo ingin meniru jejak kesuksesan Valentino Rossi di MotoGP bersama Yamaha dan menjadi ikon pabrikan garpu tala.

MotoGP

Sabtu, 28 Januari 2023

KTM Beri Wild Card untuk Dani Pedrosa Turun di MotoGP Spanyol

Dani Pedrosa akan turun bersama tim pabrikan KTM dengan fasilitas wild card pada MotoGP Spanyol 2023.

MotoGP

Kamis, 26 Januari 2023

KTM Launching Motor Baru, Brad Binder dan Jack Miller Antusias Sambut MotoGP 2023

Tim pabrikan KTM mengadakan peluncuran tim untuk MotoGP 2023 pada Kamis (26/1/2023).

MotoGP

Kamis, 26 Januari 2023

Merasa Masih Oke, Jorge Martin Buka Pintu untuk Tawaran Tim Lain

Belakangan, Jorge Martin kerap disebut akan meninggalkan Prima Pramac Racing untuk merapat ke Yamaha.
X