Bos KTM: Sprint Race Bikin MotoGP 2023 Makin Gila

21 November 2022, 14:45 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: I Gede Ardy Estrada
Marc Marquez saat tampil dalam sesi kualifikasi MotoGP Jepang 2022 yang digelar di Sirkuit Motegi pada Sabtu (24/9/2022).
Marc Marquez saat tampil dalam sesi kualifikasi MotoGP Jepang 2022 yang digelar di Sirkuit Motegi pada Sabtu (24/9/2022). /twitter.com/Michelin_Sport

  • Bos KTM Pit Beirer meragukan efektivitas sprint race yang akan menambah jumlah balapan di MotoGP 2023.
  • Format sprint race hanya akan menguntungkan dari sisi penonton.
  • Menurut Pit Beirer, tim balap akan makin terbebani ketika memasuki tur di luar Eropa.

SKOR.id - Pit Beirer menyebut bahwa format sprint race yang akan menggantikan sesi kualifikasi di MotoGP 2023 adalah ide yang gila.

Bos KTM tersebut merasa bahwa sprint race hanya akan meningkatkan tensi dalam garasi selain juga jumlah balapan yang meningkat dua kali lipat.

Pasalnya, sprint race di hari Sabtu ibarat miniseri balapan karena akan melakoni setengah jarak dari lomba utama di hari Minggu.

Selain itu, sprint race MotoGP 2023 juga akan memperebutkan setengah dari poin balapan utama.

"Meningkatnya jumlah balapan dari 20 menjadi 42 adalah hal yang gila," kata Beirer seperti dilansir dari Speedweek.

"Saya merasa bahwa kami semua saat ini tidak begitu yakin apa maksud sebenarnya (sprint race)."

"Tekanan di hari Sabtu dipastikan akan meningkat drastis. Karena, entah hari Sabtu atau Minggu, ketika ada di grid maka atmosfernya akan sangat serius."

"Balapan (sprint race) akan setara dengan sesi kualifikasi. Hanya saja tekanan saat balapan akan jauh lebih tinggi bagi pembalap dan tim."

Beirer yang merupakan mantan pembalap melihat bahwa sprint race hanya akan menguntungkan dari sisi penonton.

Penonton di tribun akan menyaksikan balapan tambahan setiap serinya, berbeda dari sesi kualifikasi yang tidak memperebutkan poin dan setiap tim hanya fokus pada catatan satu putaran.

Direktur Motorsports KTM, Pit Beirer (kanan), menyebut peran Dani Pedrosa dalam mengembangkan motor KTM di MotoGP, RC16, sangat signifikan.
Direktur Motorsports KTM, Pit Beirer (kanan), menyebut peran Dani Pedrosa dalam mengembangkan motor KTM di MotoGP, RC16, sangat signifikan. Twitter/KTM Factory Racing (@KTM_Racing)

"Pastinya sistem ini akan menarik bagi penonton. Ketika saya menonton di hari Sabtu, saya bisa menyaksikan balapan yang sesungguhnya," ujar pria asal Jerman itu.

"Berbeda saat kualifikasi, akan sulit bagi penonton untuk mengikuti perkembangan dari setiap pembalap karena biasanya mereka bertanya 'Giliran siapa sekarang? Siapa yang ganti ban baru?'."

Di sisi lain, beban kerja tim di garasi akan meningkat dua kali lipat. Apalagi ketika MotoGP mulai memasuki tur di luar Eropa.

Jarak perjalanan yang semakin panjang akan membebani setiap kru tim balap yang harus menyiapkan dua sesi balapan di setiap serinya.

"Sistem ini akan membebani tim ketika tur dunia dimulai dari September, Oktober, dan November tiba," tutur Beirer menegaskan.

Berita MotoGP Lainnya:

Bos Ducati Dukung MotoGP Gelar Sprint Race

Serba-serbi Sprint Race, Format Anyar MotoGP mulai Musim 2023

 

  • Sumber: speedweek.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    MotoGP

    Minggu, 20 November 2022

    Pedro Acosta Tegaskan Belum Siap Promosi ke MotoGP

    Pembalap Moto2, Pedro Acosta, kembali menegaskan belum siap ke MotoGP.

    MotoGP

    Minggu, 20 November 2022

    Teknisi Repsol Honda Ungkap Trik Marc Marquez Jinakkan Motor Honda

    Hingga kini, tak banyak orang yang mengetahui rahasia di balik kehebatan Marc Marquez di atas motor Honda.

    MotoGP

    Minggu, 20 November 2022

    Giacomo Agostini Ungkap Persamaan Dirinya dengan Francesco Bagnaia

    Legenda MotoGP, Giacomo Agostini, mengungkap persamaannya dengan Francesco Bagnaia.

    Terbaru

    MotoGP

    Rabu, 30 November 2022

    Sudah 4 Kali Operasi, Marc Marquez Akui Masih Rasakan Masalah di Lengan Kanan

    Cedera lengan kanan menghambat prestasi Marc Marquez dalam tiga musim terakhir.

    MotoGP

    Rabu, 30 November 2022

    Tikungan 1 Sachsenring Jadi Tikungan Paling 'Maut' di MotoGP 2022

    Tikungan 1 Sachsenring menjadi yang paling banyak menelan korban pada MotoGP 2022 dengan 21 crash.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Pol Espargaro Sebut Honda Cuma Buang Waktu dan Uang

    Pol Espargaro mengaku dirinya merasa seperti pembalap pabrikan Honda di MotoGP hanya selama satu tahun.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    MotoGP 2022 Bikin Alex Marquez ''Taubat''

    Alex Marquez ingin belajar dari pengalaman buruk selama menunggangi motor Honda untuk tampil lebih kuat di masa depan.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Bos Ducati: Kami Gagal Menjinakkan Valentino Rossi

    Bos Ducati, Claudio Domenicali, mengakui bahwa Ducati gagal "menjinakkan" Valentino Rossi.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Fabio Quartararo Akui Keunggulan Ducati dan Aprilia di MotoGP 2022

    MotoGP 2022 seolah menjadi panggung dua pabrikan Italia, Ducati dan Aprilia.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Skor 6: Pembalap dengan Fastest Lap Terbanyak di Kelas Premier

    Valentino Rossi masih memimpin daftar pencetak lap tercepat kelas premier Kejuaraan Dunia Balap Motor.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Alasan Ducati Batal Rekrut Raul Fernandez untuk MotoGP 2023, Ogah Bayar Penalti

    Paolo Ciabatti menyebut Ducati membatalkan rencana perekrutan Raul Fernandez di GP Austria 2022.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Reuni dengan Mantan Mekanik, Maverick Vinales Incar Gelar MotoGP

    Pembalap Aprilia, Maverick Vinales, akan bereuni dengan mantan mekaniknya, Manuel Cazeaux, pada MotoGP musim depan.

    MotoGP

    Minggu, 27 November 2022

    Luca Marini Tak Merasa Terbebani Jadi Adik Valentino Rossi

    Luca Marini merasa tidak ada tekanan sebagai pembalap MotoGP meski dirinya merupakan adik tiri dari Valentino Rossi.
    X