Dani Pedrosa Ungkap Penyebab Ducati Kelewat Perkasa di MotoGP 2022

24 November 2022, 18:15 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Ducati sukses mengamankan gelar juara dunia konstruktor MotoGP 2022 usai Enea Bastianini memenangi balapan ke-15 musim ini yang berlangsung di Sirkuit Aragon, Spanyol, pada Minggu (18/9/2022).
Ducati sukses mengamankan gelar juara dunia konstruktor MotoGP 2022 usai Enea Bastianini memenangi balapan ke-15 musim ini yang berlangsung di Sirkuit Aragon, Spanyol, pada Minggu (18/9/2022). /twitter.com/ducaticorse

  • Para pembalap Ducati merajai MotoGP 2022.
  • Pembalap penguji KTM, Dani Pedrosa, mengutarakan pendapatnya soal dominasi Ducati musim ini.
  • Pedrosa menilai banyaknya pembalap Ducati di grid serta keberhasilan menemukan komposisi ban yang tepat jadi kunci utama.

SKOR.id - Tak berlebihan jika menyebut Ducati pabrikan paling bersinar pada MotoGP 2022.

Sebanyak 12 kemenangan berhasil ditorehkan penunggang Desmosedici musim ini. Ini berarti mereka memenangi 60 persen balapan musim ini.

Fenomena kelewat perkasanya Ducati musim ini turut menyita perhatian dari pembalap penguji KTM, Dani Pedrosa.

Pria yang pernah bersinar bersama Repsol Honda tersebut menilai Ducati unggul dalam hal manajemen ban.

"Musim ini, para pembalap Ducati seakan-akan sedetik lebih cepat saat kualifikasi dengan ban lunak anyar," ujar Pedrosa, dikutip dari Crash.

"Sebagai hasilnya, mereka menempatkan delapan motor Ducati di barisan depan. Ini membuat tim-tim lainnya kesulitan menyalip."

Mantan rider MotoGP, Dani Pedrosa yang saat ini masih aktif di arena balap menjadi pembalap penguji tim KTM.
Mantan rider MotoGP, Dani Pedrosa yang saat ini masih aktif di arena balap menjadi pembalap penguji tim KTM. Instagram Dani Pedrosa

"Anda tahu, permasalahan saat menyalip adalah tekanan di ban depan akan melonjak tajam, yang membuat Anda kehilangan daya cengkeram."

"Alhasil, Anda tidak lagi bisa menyalip dan membuat ruang," tutur pembalap berjuluk Little Spaniard tersebut.

Lebih lanjut, Pedrosa menjelaskan bahwa kompon ban tertentu bisa memberikan keuntungan bagi motor tertentu di banyak sirkuit.

"Ban menjadi faktor kunci. Anda mungkin pernah melihat bahwa kompon tertentu menguntungkan motor tertentu di beberapa trek," tuturnya.

"Bagi Ducati, ini bukan masalah karena mereka punya motor terbanyak di lintasan. Sementara pabrikan lain hanya bisa kompetitif kalau memakai kompon yang cocok."

"Mungkin, Ducati telah menemukan setelan yang tepat antara ban kompon lunak dan keras. Ini membuat mereka tampil lebih baik," pungkas Pedrosa.

Berita MotoGP lainnya:

Marc Marquez Merasa Belum Layak Jadi Favorit untuk MotoGP 2023

Jerih Payah Yamaha untuk MotoGP 2023 Buat Cal Crutchlow Terpana

Fabio Quartararo Pembalap Terbaik di Grid MotoGP Saat Ini

  • Sumber: Crash
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    MotoGP

    Senin, 21 November 2022

    Ini Alasan VR46 Racing Tidak Pakai Ducati GP23 pada MotoGP 2023

    Mooney VR46 Racing Team tidak keberatan memakai motor lama untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2023.

    MotoGP

    Senin, 21 November 2022

    Rata-rata Kecelakaan Marc Marquez Terbanyak pada MotoGP 2022

    Statistik menunjukkan Marc Marquez menjadi pembalap yang paling sering mengalami insiden di setiap akhir pekan MotGP 2022.

    MotoGP

    Selasa, 22 November 2022

    KTM Lakukan Banyak Perubahan Jelang MotoGP 2023

    KTM melakukan banyak perubahan, baik secara teknis maupun di garasi, menjelang MotoGP 2023.

    Terbaru

    MotoGP

    Rabu, 30 November 2022

    Sudah 4 Kali Operasi, Marc Marquez Akui Masih Rasakan Masalah di Lengan Kanan

    Cedera lengan kanan menghambat prestasi Marc Marquez dalam tiga musim terakhir.

    MotoGP

    Rabu, 30 November 2022

    Tikungan 1 Sachsenring Jadi Tikungan Paling 'Maut' di MotoGP 2022

    Tikungan 1 Sachsenring menjadi yang paling banyak menelan korban pada MotoGP 2022 dengan 21 crash.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Pol Espargaro Sebut Honda Cuma Buang Waktu dan Uang

    Pol Espargaro mengaku dirinya merasa seperti pembalap pabrikan Honda di MotoGP hanya selama satu tahun.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    MotoGP 2022 Bikin Alex Marquez ''Taubat''

    Alex Marquez ingin belajar dari pengalaman buruk selama menunggangi motor Honda untuk tampil lebih kuat di masa depan.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Bos Ducati: Kami Gagal Menjinakkan Valentino Rossi

    Bos Ducati, Claudio Domenicali, mengakui bahwa Ducati gagal "menjinakkan" Valentino Rossi.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Fabio Quartararo Akui Keunggulan Ducati dan Aprilia di MotoGP 2022

    MotoGP 2022 seolah menjadi panggung dua pabrikan Italia, Ducati dan Aprilia.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Skor 6: Pembalap dengan Fastest Lap Terbanyak di Kelas Premier

    Valentino Rossi masih memimpin daftar pencetak lap tercepat kelas premier Kejuaraan Dunia Balap Motor.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Alasan Ducati Batal Rekrut Raul Fernandez untuk MotoGP 2023, Ogah Bayar Penalti

    Paolo Ciabatti menyebut Ducati membatalkan rencana perekrutan Raul Fernandez di GP Austria 2022.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Reuni dengan Mantan Mekanik, Maverick Vinales Incar Gelar MotoGP

    Pembalap Aprilia, Maverick Vinales, akan bereuni dengan mantan mekaniknya, Manuel Cazeaux, pada MotoGP musim depan.

    MotoGP

    Minggu, 27 November 2022

    Luca Marini Tak Merasa Terbebani Jadi Adik Valentino Rossi

    Luca Marini merasa tidak ada tekanan sebagai pembalap MotoGP meski dirinya merupakan adik tiri dari Valentino Rossi.
    X