Fabio Quartararo: Pengawas Lomba Hanya Kirim Peringatan di Televisi

21 September 2020, 18:40 WIB
Editor: I Gede Ardy Estrada
Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) kecewa dengan keputusan pengawas lomba MotoGP Emilia Romagna yang mendiskualifikasinya dari daftar peraih podium.
Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) kecewa dengan keputusan pengawas lomba MotoGP Emilia Romagna yang mendiskualifikasinya dari daftar peraih podium. /(Grafis/Hendy Andika S/Skor.id)

SKOR.id – Pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo mengaku sangat kecewa dengan keputusan pengawas lomba Grand Prix (GP) Emilia Romagna.

Pihak pengawas mendiskualifikasinya sehingga Fabio Quartararo, yang finis ketiga, dalam balapan di Sirkuit Misano, Minggu (20/9/2020) itu batal naik podium.

Fabio Quartararo dicoret dari daftar peraih podium karena pengawas lomba menganggap sang rider telah melaju di zona hijau yang merupakan batas trek.

Untuk diketahui, pembalap hanya boleh melewati di zona hijau sebanyak tiga kali, dan jika sudah melebihi batas, maka pengawas lomba akan mengirimkan pesan peringatan.

Jika seorang pembalap melaju di zona hijau sebanyak lima kali, pengawas lomba akan menjatuhkan hukuman atau penalti.

Namun, hukuman juga bisa diberikan ketika pembalap menginjak zona hijau pada lap terakhir meskipun belum mencapai batasnya.

Dilihat dari tayangan televisi, pengawas lomba telah memperingati Fabio Quartararo melalui pesan di dashboard untuk tak lagi melaju di zona hijau.

Namun, tingginya intensitas persaingan di trek menjelang lap-lap terakhir, membuat Fabio Quartararo tak menyadari peringatan tersebut.

Saat balapan menyisakan dua lap, Quartararo kembali menginjak zona hijau dan pengawas lomba menjatuhkan long lap penalty yang harus dilakukan pada lap terakhir.

Tak menyadari dua pesan tersebut, ia tetap melaju seperti biasa dan akibatnya mendapatkan penalti tiga detik karena tak melakukan long lap penalty.

“Sayangnya, saya mendapatkan long lap penalty, tapi pengawas lomba tidak memberikan saya pesan peringatan. Itu mengejutkan,” kata Quartararo seperti dilansir Crash.net.

“Biasanya ketika Anda melewati batas trek sebanyak tiga kali, Anda dapat peringatan. Ketika Anda menerimanya, Anda bisa lebih berhati-hati. Saya tidak melihat apa pun,” lanjutnya.

Setelah balapan, Fabio Quartararo yang ditemani oleh salah seorang krunya langsung mengunjungi kantor pengawas lomba untuk meminta penjelasan.

Tak terima dengan penjelasan tersebut, El Diablo, julukan Quartararo, terlihat kesal dan membanting pelindung dada miliknya.

“Ini sesuatu yang harus mereka tingkatkan karena saat balapan Anda melihat mereka mengirim pesan di televisi. Tapi pembalap tidak menonton televisi,” ujar Quartararo.

“Saya masih menganggap ini adalah kesalahan mereka, tapi saya juga mengakui salah karena telah melaju di zona hijau sebanyak lima kali,” lanjutnya.

Meski telah mengakui kesalahannya, El Diablo tetap tak terima dengan keputusan pengawas lomba karena harus benar-benar memberikan pesan peringatan kepada pembalap.

“Anda harus punya peringatan batas trek karena di dua trek terakhir ban depan saya hanya 1 mm dari zona hijau, jadi Anda tak tahu apakah melewati batas trek atau tidak,” ujarnya.

Banyak yang menyalahkan Fabio Quartararo karena tak melihat peringatan yang diberikan melalui dashboard.

Namun, pembalap 21 tahun asal Prancis itu menegaskan bahwa selalu melihat dashboard untuk melihat apakah ia melakukan pelanggaran atau tidak.

“Saya melihat dashboard tiga kali dalam satu lap. Jadi, saya pasti melihat jika ada peringatan. Selain itu akan ada lampu oranye yang menyala di dashboard,” ujar Quartararo.

Fabio Quartararo gagal menambah koleksi trofinya musim ini akibat diskualifikasi yang dialaminya dalam GP Emilia Romagna.
Fabio Quartararo gagal menambah koleksi trofinya musim ini akibat diskualifikasi yang dialaminya dalam GP Emilia Romagna. (Twitter.com/Fabio Quartararo/@FabioQ20)

“Biasanya ketika seseorang mengirim pesan, maka Anda langsung melihatnya. Saya tak menerima apa pun."

"Kami mencoba semua sistem, radio dan segalanya, tapi pada akhirnya tak ada komunikasi yang bagus dari sisi trek,” tambahnya.

Pria asal Prancis itu menegaskan bahwa dirinya tak akan lagi hanya mengandalkan pesan d dashboard, tapi juga akan memasang pesang di papan pit.

“Saya tidak akan mengajukan banding atas hal tersebut karena saya memang telah keluar trek sebanyak lima kali,” ujar Quartararo.

“Tetapi, lain kali saya akan meminta kepada tim untuk memasang sesuatu pada papan pit untuk lebih memastikan pesan tersebut,” tambahnya.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita MotoGP Lainnya:

Update Klasemen MotoGP 2020: Gegara Penalti, Fabio Quartararo Gagal Lengserkan Andrea Dovizioso

MotoGP Emilia Romagna 2020: Fabio Quartararo Khawatirkan Start Buruk

  • Sumber: Crash
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    MotoGP

    Kamis, 14 Mei 2020

    Ambisi Besar Fabio Quartararo di MotoGP 2020

    Fabio Quartararo ingin memaksimalkan MotoGP 2020 sebagai modal untuk mengarungi musim depan bersama tim pabrikan Yamaha.

    MotoGP

    Senin, 20 Juli 2020

    Analisis - Fabio Quartararo adalah Jagoan Baru MotoGP

    Bersiaplah untuk melihat kepiawaian Fabio Quartararo di lintasan MotoGP lebih sering mulai musim 2020 ini.

    MotoGP

    Rabu, 5 Agustus 2020

    Bos Yamaha Tegaskan Fabio Quartararo Bisa Atasi Tekanan

    Lin Jarvis menegaskan Fabio Quartararo tidak terpengaruh dengan tekanan dan merasa nyaman dengan lingkungannya saat ini.

    Terbaru

    MotoGP

    Senin, 30 Januari 2023

    Jelang MotoGP 2023, Valentino Rossi Ajak Pembalap VR46 Rider Academy Latihan di Portugal

    Legenda MotoGP Valentino Rossi membawa motor hadiah dari Yamaha untuk latihan bersama para pembalap didikannya di Portugal.

    MotoGP

    Senin, 30 Januari 2023

    5 Pemenang Race Terbanyak MotoGP: Marc Marquez Berpeluang Libas Giacomo Agostini

    Valentino Rossi masih memegang rekor kemenangan terbanyak di kelas premier. Kini, Marc Marquez diyakini mampu melewati catatan Giacomo Agostini.

    MotoGP

    Senin, 30 Januari 2023

    Jack Miller Berharap Bisa Samai Rekor Loris Capirossi pada MotoGP 2023

    Pembalap tim pabrikan KTM, Jack Miller, berharap mampu menyamai rekor Loris Capirossi pada MotoGP musim ini.

    MotoGP

    Minggu, 29 Januari 2023

    Jorge Martin Optimistis dengan Performa Motor Anyar Ducati di MotoGP 2023

    Jorge Martin optimistis dengan performa motor anyar Ducati yang akan digunakan mengarungi MotoGP 2023.

    MotoGP

    Minggu, 29 Januari 2023

    Jack Miller: Saya Yakin Semua akan Suka Sprint Race

    Kendati masih mengundang perdebatan, Jack Miller meyakini bahwa saat diterapkan nanti, semua orang akan suka sprint race.

    MotoGP

    Minggu, 29 Januari 2023

    Marc Marquez Sempat Dipaksa Sang Kakek Tinggalkan MotoGP

    Marc Marquez mengungkap fakta kelam yang dialaminya saat tengah dihantam cedera.

    MotoGP

    Sabtu, 28 Januari 2023

    Fabio Quartararo Klaim Karismanya Mirip seperti Valentino Rossi

    Fabio Quartararo ingin meniru jejak kesuksesan Valentino Rossi di MotoGP bersama Yamaha dan menjadi ikon pabrikan garpu tala.

    MotoGP

    Sabtu, 28 Januari 2023

    KTM Beri Wild Card untuk Dani Pedrosa Turun di MotoGP Spanyol

    Dani Pedrosa akan turun bersama tim pabrikan KTM dengan fasilitas wild card pada MotoGP Spanyol 2023.

    MotoGP

    Kamis, 26 Januari 2023

    KTM Launching Motor Baru, Brad Binder dan Jack Miller Antusias Sambut MotoGP 2023

    Tim pabrikan KTM mengadakan peluncuran tim untuk MotoGP 2023 pada Kamis (26/1/2023).

    MotoGP

    Kamis, 26 Januari 2023

    Merasa Masih Oke, Jorge Martin Buka Pintu untuk Tawaran Tim Lain

    Belakangan, Jorge Martin kerap disebut akan meninggalkan Prima Pramac Racing untuk merapat ke Yamaha.
    X