Francesco Bagnaia Ungkap Waktu yang Tepat untuk Gantung Helm

28 Juli 2022, 23:15 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Ilustrasi karikatur Fransesco Bagnaia
Ilustrasi karikatur Fransesco Bagnaia /Karikatur: Abdul Rohim/Skor.id

  • Francesco Bagnaia angkat bicara soal kapan kemungkinan dirinya akan pensiun.
  • Ia menyebut tidak akan bertahan di ajang balap motor melampaui usia 35 tahun.
  • Namun, ia tidak merasa terburu-buru untuk segera menyegel gelar juara dunia pertamanya.

SKOR.id - Aneh rasanya membicarakan soal pensiun dengan pembalap yang tengah berjaya seperti Francesco Bagnaia.

Murid Valentino Rossi tersebut menunjukkan performa cemerlang dalam dua musim terakhir bersama tim pabrikan Ducati.

Musim ini, meski telah empat kali gagal finis, Bagnaia menjadi pengoleksi kemenangan terbanyak, yakni tiga kali, bersama Fabio Quartararo dan Enea Bastianini.

Kepada Tuttomotoriweb, Bagnaia mengungkap kapan dirinya akan mengakhiri kariernya di ajang MotoGP.

"Saya pikir, saya tidak akan lanjut setelah menginjak usia ke-35," kata runner up MotoGP 2021 tersebut.

"Saya termasuk beruntung, passion saya telah menjadi pekerjaan saya. Tapi ke depannya tidak akan mudah," tuturnya.

Kini, Pecco telah menginjak usia 25 tahun. Dengan kata lain, ia maksimal akan bertahan di MotoGP hingga sepuluh tahun ke depan.

Lantas, melihat waktu yang tersisa, akankah Pecco berhasil mengoleksi titel kampiun?

Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) keluar sebagai pemenang MotoGP Spanyol 2022.
Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) keluar sebagai pemenang MotoGP Spanyol 2022. Twitter Francesco Bagnaia

"Masih ada banyak balapan dan komitmen yang diperjuangkan. Jadi, saya pikir karier pembalap makin memendek seiring zaman," ujarnya.

"Singkatnya, saya hanya mau melakukan pekerjaan dengan tenang," tuturnya menambahkan.

Saat ini, para pembalap MotoGP tengah menjalani libur musim panas sebelum kembali berakhi pekan depan di Sirkuit Silverstone.

Bagnaia, bersama para pembalap Ducati lainnya, mengisi waktu jeda ini dengan mengikuti World Ducati Week 2022.

Salah satu agendanya adalah Race of Champions yang digelar di Sirkuit Misano. Pada acara tersebut, para pembalap Ducati dari berbagai kejuaraan saling berkompetisi untuk menjadi yang terbaik.

Seperti sudah ditebak, Bagnaia menjadi yang terbaik pada acara ini. Ia meraih podium teratas, disusul Luca Marini dan Marco Bezzecchi.

Meski dilakukan dengan menggeber motor Ducati Panigale V4 S dan Panigale V2, namun torehan tersebut membuktikan kapasitas Bagnaia sebagai ujung tombak Skuad Borgo Panigale.

Berita MotoGP lainnya:

Skor 5: Teka-teki yang Menanti Terjawab pada Paruh Kedua MotoGP 2022

Evolusi Kamera di Motor MotoGP, 13 Kamera Dipasang pada Setiap Balapan

Alasan Aprilia Tak Ubah Line Up Pembalap untuk MotoGP 2023

  • Sumber: Tuttomotoriweb
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    MotoGP

    Sabtu, 23 Juli 2022

    Murid Valentino Rossi: Pembalap MotoGP lebih Cengeng ketimbang Rider WSBK

    Marco Bezzecchi menyebut para pembalap WSBK tidak "cengeng" saat ada senggolan di lintasan.

    MotoGP

    Sabtu, 23 Juli 2022

    Rayakan 10 Tahun Berkarier di MotoGP, Marc Marquez Dapat Hadiah Spesial dari Repsol

    Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, melakoni debut di MotoGP pada musim 2013.

    MotoGP

    Minggu, 24 Juli 2022

    Babak Belur di MotoGP 2022, Honda Dianggap Terlalu Konservatif dalam Mengembangkan Motor

    Stefan Bradl mengungkap penyebab sulitnya Honda bersaing pada MotoGP 2022.

    Terbaru

    MotoGP

    Rabu, 30 November 2022

    Sudah 4 Kali Operasi, Marc Marquez Akui Masih Rasakan Masalah di Lengan Kanan

    Cedera lengan kanan menghambat prestasi Marc Marquez dalam tiga musim terakhir.

    MotoGP

    Rabu, 30 November 2022

    Tikungan 1 Sachsenring Jadi Tikungan Paling 'Maut' di MotoGP 2022

    Tikungan 1 Sachsenring menjadi yang paling banyak menelan korban pada MotoGP 2022 dengan 21 crash.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Pol Espargaro Sebut Honda Cuma Buang Waktu dan Uang

    Pol Espargaro mengaku dirinya merasa seperti pembalap pabrikan Honda di MotoGP hanya selama satu tahun.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    MotoGP 2022 Bikin Alex Marquez ''Taubat''

    Alex Marquez ingin belajar dari pengalaman buruk selama menunggangi motor Honda untuk tampil lebih kuat di masa depan.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Bos Ducati: Kami Gagal Menjinakkan Valentino Rossi

    Bos Ducati, Claudio Domenicali, mengakui bahwa Ducati gagal "menjinakkan" Valentino Rossi.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Fabio Quartararo Akui Keunggulan Ducati dan Aprilia di MotoGP 2022

    MotoGP 2022 seolah menjadi panggung dua pabrikan Italia, Ducati dan Aprilia.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Skor 6: Pembalap dengan Fastest Lap Terbanyak di Kelas Premier

    Valentino Rossi masih memimpin daftar pencetak lap tercepat kelas premier Kejuaraan Dunia Balap Motor.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Alasan Ducati Batal Rekrut Raul Fernandez untuk MotoGP 2023, Ogah Bayar Penalti

    Paolo Ciabatti menyebut Ducati membatalkan rencana perekrutan Raul Fernandez di GP Austria 2022.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Reuni dengan Mantan Mekanik, Maverick Vinales Incar Gelar MotoGP

    Pembalap Aprilia, Maverick Vinales, akan bereuni dengan mantan mekaniknya, Manuel Cazeaux, pada MotoGP musim depan.

    MotoGP

    Minggu, 27 November 2022

    Luca Marini Tak Merasa Terbebani Jadi Adik Valentino Rossi

    Luca Marini merasa tidak ada tekanan sebagai pembalap MotoGP meski dirinya merupakan adik tiri dari Valentino Rossi.
    X