Jack Miller Waspadai Kekuatan Rookie pada MotoGP 2022

3 Desember 2021, 18:40 WIB
Penulis: Arin Nabila
Editor: Lily Indriyani
Jack Miller (Ducati) memprediksi Chelsea bakal menang atas Manchester City di final Liga Champions, Sabtu (29/5/2021)
Jack Miller (Ducati) memprediksi Chelsea bakal menang atas Manchester City di final Liga Champions, Sabtu (29/5/2021) /Instagram@motogp

  • Pembalap debutan Ducati tampil mengesankan pada MotoGP 2021. 
  • Jack Miller merasa harus mewaspadai kekuatan pembalap junior untuk MotoGP 2022.
  • Jack Miller harus bisa tampil konsisten, musim depan, jika tak ingin posisinya di tim pabrikan terancam.

SKOR.id - Penampilan mengesankan ditunjukkan para pembalap debutan alias rookie Ducati sepanjang MotoGP 2021.

Salah satunya adalah Jorge Martin yang menyabet penghargaan 'Best Rookie' pada akhir MotpGP 2021.

Jorge Martin mengakhiri musim di posisi kesembilan usai empat kali finis di zona podium, termasuk kemenangan di Grand Prix Styria.

Bahkan pembalap muda berusia 23 tahun itu beberapa kali finis lebih baik dibanding andalan Ducati, Jack Miller.

Berkaca pada pencapaian itu, Jack Miller merasa posisinya terancam. Dia pun harus mewaspadai kekuatan para junior yang diprediksi tampil lebih baik, musim depan.

"Dia adalah pembalap yang komplet dan itu membuat saya sedikit grogi. (Apalagi) motor ini tak mudah dikendarai karena punya karakter sendiri," ujarnya.

"Semua rookie membuat saya grogi karena mereka semakin cepat. Jorge melakukan pekerjaan luar biasa, sangat profesional. Tak seperti saya ketika pertama datang ke MotoGP," tambahnya.

Kekhawatiran yang dirasakan pembalap asal Australia itu kian bertambah sebab Ducati mulai meragukan kemampuannya di atas motor Desmosedici GP.

Jika ingin bertahan, Miller harus mampu menunjukkan performa yang konsisten sepanjang MotoGP 2022 demi mengamankan kursinya pada tahun berikutnya.

Pasalnya, musim depan, Ducati akan menurunkan delapan motor dan ada enam pembalap yang akan memperjuangkan dua kursi tim pabrikan. 

Sebagai informasi, untuk saat ini, kursi tim pabrikan Ducati dihuni oleh runner up MotoGP 2021, Francesco Bagnaia dan Jack Miller.

Miller mengakui dirinya kini merasakan apa yang dialami eks rider Ducati, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci ketika pembalap muda lebih baik dari mereka.

"Sekarang, saya tahu apa yang Dovi dan Petrucci rasakan ketika saya melewati mereka," ujar pembalap 26 tahun tersebut.

"Ini bukan perasaan yang menyenangkan. Saya berharap para rookie bisa sedikit lebih lambat. Tapi, itu juga memotivasi saya untuk jadi lebih baik," tambahnya.

Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.
Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.

Berita MotoGP Lainnya:

Sempat Berseteru, Andrea Dovizioso Akui Kesuksesan Ducati pada MotoGP 2021

Gantikan Mike Leitner, Francesco Guidotti Resmi Menjabat Manajer Tim KTM

  • Sumber: Motor 1 Indonesia
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    MotoGP

    Minggu, 28 November 2021

    Joan Mir Yakin Motor Suzuki Kompetitif untuk MotoGP 2022

    MotoGP 2021 telah usai dengan pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, dinobatkan sebagai juara.

    MotoGP

    Minggu, 28 November 2021

    Fabio Quartararo Belum Ingin Perpanjang Kontrak Bersama Yamaha

    Pembalap asal Prancis itu mengaku tak mau terburu-buru membahas kontrak sebelum melihat hasil tes pramusim di Sepang, Malaysia, Februari 2022 mendatang.

    MotoGP

    Selasa, 30 November 2021

    Valentino Rossi Ungkap Sosok Idola, Bukan dari Arena Balap

    Valentino Rossi telah melakoni balapan pamungkasnya pada MotoGP Valencia 2021.

    Terbaru

    MotoGP

    Rabu, 30 November 2022

    Sudah 4 Kali Operasi, Marc Marquez Akui Masih Rasakan Masalah di Lengan Kanan

    Cedera lengan kanan menghambat prestasi Marc Marquez dalam tiga musim terakhir.

    MotoGP

    Rabu, 30 November 2022

    Tikungan 1 Sachsenring Jadi Tikungan Paling 'Maut' di MotoGP 2022

    Tikungan 1 Sachsenring menjadi yang paling banyak menelan korban pada MotoGP 2022 dengan 21 crash.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Pol Espargaro Sebut Honda Cuma Buang Waktu dan Uang

    Pol Espargaro mengaku dirinya merasa seperti pembalap pabrikan Honda di MotoGP hanya selama satu tahun.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    MotoGP 2022 Bikin Alex Marquez ''Taubat''

    Alex Marquez ingin belajar dari pengalaman buruk selama menunggangi motor Honda untuk tampil lebih kuat di masa depan.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Bos Ducati: Kami Gagal Menjinakkan Valentino Rossi

    Bos Ducati, Claudio Domenicali, mengakui bahwa Ducati gagal "menjinakkan" Valentino Rossi.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Fabio Quartararo Akui Keunggulan Ducati dan Aprilia di MotoGP 2022

    MotoGP 2022 seolah menjadi panggung dua pabrikan Italia, Ducati dan Aprilia.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Skor 6: Pembalap dengan Fastest Lap Terbanyak di Kelas Premier

    Valentino Rossi masih memimpin daftar pencetak lap tercepat kelas premier Kejuaraan Dunia Balap Motor.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Alasan Ducati Batal Rekrut Raul Fernandez untuk MotoGP 2023, Ogah Bayar Penalti

    Paolo Ciabatti menyebut Ducati membatalkan rencana perekrutan Raul Fernandez di GP Austria 2022.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Reuni dengan Mantan Mekanik, Maverick Vinales Incar Gelar MotoGP

    Pembalap Aprilia, Maverick Vinales, akan bereuni dengan mantan mekaniknya, Manuel Cazeaux, pada MotoGP musim depan.

    MotoGP

    Minggu, 27 November 2022

    Luca Marini Tak Merasa Terbebani Jadi Adik Valentino Rossi

    Luca Marini merasa tidak ada tekanan sebagai pembalap MotoGP meski dirinya merupakan adik tiri dari Valentino Rossi.
    X