Mantan Rider MotoGP Ini Tak Ingin Rivalitasnya dengan Valentino Rossi Terulang

4 April 2020, 20:55 WIB
Editor: I Gede Ardy Estrada
Mantan pembalap MotoGP Sete Gibernau meyakini persaingan agresif di kelas tertinggi berawal darinya dan Valentino Rossi. /Instagram Sete Gibernau

  • Sete Gibernau klaim bentrokannya dengan Valentino Rossi memengaruhi persaingan di MotoGP jadi agresif.
  • Mantan rider MotoGP itu tak ingin ada persaingan ketat yang membahayakan pembalap.
  • Regulator diharapkan dapat membuat aturan yang dapat menghindari situasi tersebut terulang.

SKOR.id –  Sete Gibernau mengklaim persaingannya dengan Valentino Rossi di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 2005, jadi pemicu persaingan MotoGP menjadi lebih agresif.

Pada pertengahan 2000-an, persaingan ketat antara mantan bintang ajang balap motor kelas tertinggi asal Spanyol itu dengan Rossi menjadi yang paling terkenal.

The Doctor, julukan Valentino Rossi, yang mencoba merebut kemenangan, masuk dari sisi dalam yang menyebabkan bentrokan dan membuat Gibernau harus keluar trek.

Menurut Gibernau, hal tersebut sebenarnya tidak boleh dilakukan dan bersifat negatif. Pasalnya, aksi Rossi itu bisa membahayakan pembalap lain.

Baca Juga: Tak Ingin Bekukan MotoGP, Dorna Pilih Opsi Lain

Namun, seiring berjalannya waktu, Sete Gibernau mulai menyadari pertarungannya dengan Valentino Rossi menjadi contoh bagi para rider di masa kini.

“Saya lupa berapa kali kita membicarakan hal itu. Tetapi saya semakin memahami bahwa setelah itu segalanya berubah,” kata Gibernau seperti dikutip motorsport.com.

Pada MotoGP beberapa tahun terakhir, persaingan ketat kerap kali terjadi jika kedua pembalap terdepan memiliki peluang untuk memenangi perlombaan.

“Banyak orang yang melihat bentrokan itu, dan persaingan kami seperti membuka pintu untuk hal tersebut terjadi berulang-ulang,” ujar Gibernau.

The Doctor memang sering terlibat bentrokan dengan rival-rivalnya. Setelah Gibernau, Rossi pernah bersaing dengan Jorge Lorenzo saat keduanya berada satu tim di Yamaha.

“Pada akhir lomba, kami melakukan apa yang kami pikir terbaik untuk kejuaraan, dan pendapat saya bisa jadi apa saja,” kata Gibernau.

Pria asal Spanyol itu menyayangkan hal tersebut semakin sering terjadi dan berakhir dengan situasi yang panas. Seperti yang kini terjadi antara Rossi dan Marc Marquez.

Persaingan ketat yang terkadang dapat membuat pembalap lainnya mengalami insiden kerap terjadi di MotoGP era modern dan terkadang hukumannya tak setimpal.

Baca Juga: Maverick Vinales Bantu 2 Rumah Sakit di Girona Perangi Covid-19

“Setiap orang memiliki pemikiran sendiri dan saya tidak ingin berada dalam situasi tersebut. Saya tak ingin ada yang terluka. Itu salah satu prioritas saya,” ujar Gibernau.

Sete Gibernau berharap perlombaan dapat dilakukan seperti di masa lalu, di mana setiap pembalap lebih menghargai rivalnya.

MotoGP saat ini sudah sangat berbahaya, sehingga menurut saya kita semua harus bersama untuk menghindari situasi seperti itu,” kata Gibernau.

“Sulit? Memang. Tak mungkin dilakukan? Saya pikir tidak. Tanggung jawab regulator untuk membuat hal buruk tidak terjadi. Seperti yang saya katakan, ada risiko lebih besar daripada kecelakaan,” tambah Gibernau.

  • Sumber: motorsport.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    MotoGp

    Senin, 9 Maret 2020

    Bukan Valentino Rossi, Ini 3 Pembalap yang Patut Diwaspadai Marquez Musim Ini

    Pundit MotoGP, Marco Melandri, memprediksi bahwa musim ini hanya ada tiga nama yang berpotensi menjegal dominasi Marc Marquez.

    MotoGp

    Kamis, 19 Maret 2020

    Cara Valentino Rossi Usir Jenuh pada Masa Karantina Virus Corona

    Valentino Rossi berbagi kisah pengalamannya dalam menjalani masa karantina mandiri setelah pemerintah Italia menerapkan kebijakan lockdown per Senin (9/3/2020).

    Terbaru

    MotoGp

    Kamis, 13 Agustus 2020

    MotoGP Austria 2020: Bos Red Bull Sediakan CT Scan Portabel di Sirkuit

    Pembalap yang cedera di GP Austria dan GP Styria bisa sedikit tenang karena fasilitas medis tambahan yang disiapkan pemilik Sirkuit Red Bull, Dietrich Mateschitz.

    MotoGp

    Kamis, 13 Agustus 2020

    Sirkuit Misano Dapat Lampu Hijau Gelar Balapan MotoGP dengan Penonton

    Sirkuit Misano akan menjual 10 ribu tiket per hari dan akan menerapkan protokol kesehatan ketat selama gelaran berlangsung.

    MotoGp

    Kamis, 13 Agustus 2020

    MotoGP Austria 2020: Maverick Vinales Sudah Melupakan Hasil Buruk di Ceko

    Maverick Vinales sudah move on dengan melupakan hasil buruk pada akhir pekan lalu guna menatap MotoGP Austria 2020 dengan optimisme.

    MotoGp

    Kamis, 13 Agustus 2020

    MotoGP Austria 2020: Johann Zarco Incar Hasil Positif di Red Bull Ring

    Johann Zarco bertekad kembali meraih hasil apik pada saat tampil di Red Bull Ring untuk MotoGP Austria 2020.

    MotoGp

    Kamis, 13 Agustus 2020

    Termasuk MotoGP, Sirkuit Aragon Akan Gelar Balapan Tertutup hingga 4 Bulan ke Depan

    Pengelola Sirkuit Aragon memutuskan menggelar ajang Superbike, MotoGP, dan Touring Car Cup 2020, tanpa penonton.

    MotoGp

    Kamis, 13 Agustus 2020

    Ducati Incar Pembalap Moto2 untuk Pramac Racing 2021

    Ducati dikabarkan tertarik merekrut Enea Bastianini untuk mengisi kursi Pramac Racing pada MotoGP 2021.

    MotoGp

    Kamis, 13 Agustus 2020

    Jadwal MotoGP Austria 2020: Menanti Kelanjutan Dominasi Ducati

    Berikut jadwal lengkap MotoGP Austria 2020 yang akan digelar di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, pada 14-16 Agustus 2020.

    MotoGp

    Rabu, 12 Agustus 2020

    MotoGP Austria 2020: Valentino Rossi Ingin Ulang Performa Apik Tahun Lalu

    Valentino Rossi bertekad mengulang performa apiknya kala tampil di Red Bull Ring untuk MotoGP Austria 2020.

    MotoGp

    Rabu, 12 Agustus 2020

    MotoGP Austria 2020: Ingin Fokus, Andrea Dovizioso Abaikan Rekor Apik Ducati

    Ducati punya rekor apik kala tampil di Red Bull Ring. Namun, Andrea Dovizioso tak ingin terlalu memikirkannya kala tampil di GP Austria 2020.

    MotoGp

    Rabu, 12 Agustus 2020

    Keraguan Johann Zarco Melecut Tim Reale Avintia

    Johann Zarco menyebut teknisi Tim Reale Avintia tahun lalu tidak buruk tapi tak punya sumber daya dan perangkat kompetitif dari Ducati.

    Terpopuler

    Sepak Pojok

    Sepak Pojok

    X