Marc Marquez Disebut sebagai Pembalap yang Tak Tahu Terima Kasih

21 Februari 2021, 22:15 WIB
Editor: Irfan Sudrajat
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez harus rela tersisih dari persaingan gelar juara dunia MotoGP 2020 akibat cedera lengan kanan yang membuatnya absen panjang musim ini. /(Twitter/Marc Marquez)

  • Polemik mengenai cedera yang dialami Marc Marquez masih terus bergulir.
  • Terakhir, mantan dokternya, Claudio Costa, menyebutnya sebagai pembalap tak tahu terima kasih.
  • Costa kecewa karena Marquez tak langsung menghubunginya saat pertama kali dibekap cedera.

SKOR.id - Oleh mantan dokter yang menanganinya, Marc Marquez disebut sebagai orang yang tidak tahu diuntung.

Publik MotoGP bersiap menyambut kembalinya Marc Marquez ke arena balap.

Kendati belum dapat dipastikan kapan akan kembali berkompetisi, namun kemungkinan besar The Baby Alien turun pada sesi tes di Qatar.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang pengamat MotoGP, Carlo Pernat.

Jelang kembalinya Marquez, rumor miring yang menyertai cederanya kembali beredar.

Terakhir, pembalap Spanyol tersebut mendapat komentar negatif dari dokter yang pernah menanganinya, Claudio Costa.

Costa, yang berperan besar atas pulihnya cedera Marquez pada MotoGP 2013, menuduhnya sebagai pembalap yang tidak tahu terima kasih.

"Tidak ada kata terima kasih dari seorang Marc Marquez," ujar Costa dikutip dari Paddock-GP.

"Saya menantikan dia untuk segera menghubungi saya begitu dia membutuhkan. Apalagi saya banyak membantunya memenangi gelar pada tahun 2013 lalu," tuturnya.

Seperti diketahui, Costa dianggap sebagai salah satu pihak yang paling berjasa dalam menangani cedera Marquez pada musim 2013 silam.

Kala itu, The Baby Alien mengalami dislokasi bahu saat sesi warm-up jelang GP Inggris.

Sempat diprediksi absen, Marquez akhirnya bisa mengikuti balapan dan finis di podium.

Pemilik nomor 93 tersebut pun sukses menyabet gelar juara dunia pada musim perdananya sebagai pembalap kelas utama.

Momen saat pembalap Repsol Honda Marc Marquez mengalami kecelakaan dalam sesi balapan GP Spanyol di Sirkuit Jerez, 19 Juli 2020.
Momen saat pembalap Repsol Honda Marc Marquez mengalami kecelakaan dalam sesi balapan GP Spanyol di Sirkuit Jerez, 19 Juli 2020. (twitter.com/MotoGP/@MotoGP)

"Dia (Marquez) seharusnya tidak boleh membalap dengan pelat di lengannya. Harusnya mereka memasang penyangga dulu," tutur Costa.

"Kalau saja mereka melakukannya, mungkin dia sudah kembali membalap dan memenangi gelar musim lalu," ujarnya memungkasi.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari pihak Honda maupun Marquez terkait komentar Costa.

Meski demikian, pengamat MotoGP, Carlo Pernat, mengamini pernyataan Costa.

"Dia (Costa) adalah orang yang sangat sensitif. Saya sangat memahami dirinya," ujar Pernat dikutip dari GPOne.

"Saya rasa dia merasa dikhianat oleh Marc," tuturnya memungkasi.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita Marc Marquez lainnya:

Mulut Marc Marquez Sempat Bikin Alex Marquez Frustrasi di MotoGP

Tes di Sirkuit Jerez, Aleix Espargaro Lampaui Catatan Marc Marquez

Tes Pramusim Qatar Diyakini Jadi Momen Comeback Marc Marquez

  • Sumber: gpone.com, paddock-gp.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    MotoGP

    Sabtu, 20 Februari 2021

    Wejangan Petinggi Ducati buat Francesco Bagnaia di MotoGP 2021

    Davide Tardozzi selalu menekankan fokus kepada Francesco Bagnaia.

    MotoGP

    Sabtu, 20 Februari 2021

    Janji Fabio Quartararo kepada Yamaha untuk MotoGP 2021

    Fabio Quartararo menjanjikan kemenangan di MotoGP 2021 untuk pabrikan Yamaha.

    MotoGP

    Minggu, 21 Februari 2021

    Pengamat MotoGP Coret KTM dari Kandidat Juara MotoGP 2021

    Carlo Pernat menilai KTM tak memiliki peluang untuk bersaing dalam perebutan gelar juara MotoGP 2021.

    Terbaru

    MotoGP

    Jumat, 5 Maret 2021

    Performa Yamaha Jeblok pada MotoGP 2020, Fabio Quartararo Kritik Motor YZR-M1

    Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, lebih menyukai motor Yamaha versi 2019.

    MotoGP

    Jumat, 5 Maret 2021

    Fabio Quartararo Mengaku Sempat Mengalami Tekanan Mental

    Fabio Quartararo blak-blakan mengenai tekanan mental yang dialaminya musim lalu.

    MotoGP

    Jumat, 5 Maret 2021

    Diproyeksi Masuk MotoGP 2023, Hungaria akan Bangun Sirkuit Anyar

    Pembangunan lintasan untuk MotoGP Hungaria 2023 di Debrecen dimulai kuartal kedua tahun ini.

    MotoGP

    Jumat, 5 Maret 2021

    Kepala Mekanik Marc Marquez Yakin Ambisi Juara Dunia The Baby Alien Masih Menyala

    Santi Hernandez meyakini Marc Marquez langsung memikikir juara dunia MotoGP 2021 setelah kembali mengaspal.

    MotoGP

    Kamis, 4 Maret 2021

    Yamaha Monster Energy Akan Bangkitkan Performa Maverick Vinales

    Petinggi tim Yamaha mengungkapkan akan membuat Maverick Vinales dapat memberikan performa terbaiknya di MotoGP 2021.

    MotoGP

    Kamis, 4 Maret 2021

    Bos KTM Tunggu Komentar Jujur Danilo Petrucci

    Masukan dari eks rider Ducati tersebut akan menambah data pengembangan motor KTM RC16 ke depannya.

    MotoGP

    Kamis, 4 Maret 2021

    Valentino Rossi Masih Harapkan Titel Juara Dunia Ke-10

    Valentino Rossi akan fokus memberikan membalap dengan cepat dan meraih poin banyak setiap pekannya.

    MotoGP

    Kamis, 4 Maret 2021

    Valentino Rossi Ungkap Keuntungan Membalap untuk Tim Satelit

    Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, mengaku beruntung bisa menjadi pembalap tim satelit.

    MotoGP

    Rabu, 3 Maret 2021

    Permintaan Nyeleneh Petinggi Petronas Yamaha SRT untuk Valentino Rossi

    Manajer tim Petronas Yamaha SRT, Wilco Zeelenberg, berharap Valentino Rossi tidak menghabiskan waktu di depan layar komputer.

    MotoGP

    Rabu, 3 Maret 2021

    Bos Petronas Yamaha SRT Buka Peluang Kerja Sama dengan Tim Valentino Rossi

    Bos Petronas SRT, Razlan Razali, berbicara mengenai masa depan timnya selepas MotoGP 2021.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X