Marc Marquez Merasa Belum Layak Jadi Favorit untuk MotoGP 2023

24 November 2022, 10:30 WIB
Editor: I Gede Ardy Estrada
Pembalap tim pabrikan Repsol Honda Marc Marquez tampak menguji Honda RC213V terbaru untuk MotoGP 2023 pada tes di Valencia, Spanyol, Selasa (8/11/2022).
Pembalap tim pabrikan Repsol Honda Marc Marquez tampak menguji Honda RC213V terbaru untuk MotoGP 2023 pada tes di Valencia, Spanyol, Selasa (8/11/2022). /Repsol Honda

  • Marc Marquez tak melihat dirinya sebagai salah satu favorit dalam perebutan gelar MotoGP 2023.
  • Pembalap Repsol Honda itu mengaku punya banyak pekerjaaan sebelum bisa bersaing menjadi juara.
  • Marquez meminta Honda meningkatkan RC213V jika ingin kembali merengkuh gelar di MotoGP.

SKOR.id - Terlepas dari hasil menjanjikan pada akhir musim 2022, rider Repsol Honda Marc Marquez mengatakan masih ada hal krusial yang diperlukannya agar bisa bersaing sebagai penantang gelar MotoGP 2023.

Setelah dua tahun ditandai dengan jatuh-bangun, bergelut mengatasi cedera, Marquez akhirnya terlihat berada di jalur yang benar. Operasi keempat lengan kanan yang dilakukan sebelum musim panas kini memungkinkan mendapatkan mobilitas yang lebih baik.

Meski tetap ada batasan tertentu, yang bermuara pada minimnya kekuatan, secara bertahap berkurang berkat rutinitas latihan fisik dan balapan. Peningkatan ini terwujud dalam enam race yang menjanjikan sejak Marquez comeback setelah melewatkan enam GP.

Selama periode akhir musim 2022, pembalap berjuluk The Baby Alien itu empat kali berhasil menembus front row, termasuk menyabet pole position dalam balapan kandang Honda di Sirkuit Motegi, Jepang.

Selain itu, Marquez juga tiga kali mampu finis di Top 5, dengan raihan terbaik adalah runner up MotoGP Australia. Hasil tersebut mencerahkan lagi musim kelam Honda, di mana Marquez cuma dua kali lima besar sebelum absen dan satu podium lewat Pol Espargaro.   

Tambahan lain, Marquez memiliki motor eksperimental di beberapa balapan terakhir, dengan beberapa part diuji untuk 2023, dan hasil yang positif menunjukkan bahwa ia bisa kembali bersaing meraih gelar MotoGP musim depan. Tetapi ia enggan bicara jauh soal itu.

“Saya tidak menang di Valencia (race terakhir), saya sama sekali bukan favorit (juara) tahun depan. Saya tak memenangkan balapan, meski naik podium. Kami harus terus berkembang, memberikan 100 persen untuk berada di grup yang akan memperebutkan gelar,” kata Marquez dikutip dari Motorsport.

“Namun, itu tidak hanya bergantung pada saya. Ada faktor motor yang harus tingkatkan jika kami ingin berjuang meraih gelar,” tambah juara dunia enam kali MotoGP.

Marc Marquez (Repsol Honda) diyakini akan mampu bersaing menjadi juara dunia MotoGP 2023.
Marc Marquez (Repsol Honda) diyakini akan mampu bersaing menjadi juara dunia MotoGP 2023. twitter.com/HRC_MotoGP

RC213V memang telah menunjukkan batasnya pada musim 2022. Dari enam pabrikan, Honda adalah satu-satunya yang tidak memetic kemenangan. Karena itu, Marquez percaya bahwa progres fisiknya tak akan cukup untuk merengkuh titel ketujuh.

“Demi memperebutkan gelar pada 2023, saya perlu mengambil langkah secara pribadi dan Honda harus mengambil dua langkah. Kami melihat barisan depan di Valencia dan Malaysia, tetapi dalam ritme balap, saya punya terlalu banyak masalah,” katanya.

“Kami melihat pembalap Honda lainnya kesulitan, kami terlalu sering jatuh. Meskipun demikian, saya menerimanya dan sangat percaya pada Honda, jadi mereka bisa melakukannya. Saya coba memberikan semua feedback yang ada,” imbuh Marquez.

Dari dua langkah yang akan diambil guna meningkatkan motornya, The Baby Alien berharap merasakan yang pertama dari tes Valencia dan yang berikutnya saat menemukan versi final RC213Vpada Februari 2023 dalam tes pramusim di Sepang, Malaysia.

Menurut pengakuannya, Marquez mengharapkan lebih banyak kemajuan di Valencia, di mana hasil tes mengecewakannya. Ia mendorong Honda untuk melipatgandakan usaha mereka. Pemilik nomor 93 itu yakin timnya punya kemampuan bangkit lagi.

“Saya percaya penuh pada Honda, mereka telah memberikan saya banyak kesuksesan dan saya yakin mereka akan memberikan saya lebih banyak tahun depan. Itulah mengapa saya di sini, saya menjalani operasi, kembali dan mencoba finis meski ada masalah,” ucap Marquez.

“Tetapi saat ini kami tidak bisa berada dalam grup favorit. Pertama, karena kami terakhir di klasemen konstruktor dan kedua karena saya belum memenangi balapan sepanjang 2022. Kami saling bergantung satu sama lain.”  

Berita MotoGP Lainnya:

Fabio Quartararo Pembalap Terbaik di Grid MotoGP Saat Ini

Rata-rata Kecelakaan Marc Marquez Terbanyak pada MotoGP 2022

  • Sumber: motorsport.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    MotoGP

    Sabtu, 12 November 2022

    Impresi Awal Marc Marquez Soal Bahan Bakar Terbarukan

    Pembalap Tim Repsol Honda Marc Marquez terlihat puas dengan hasil tes bahan bakar terbarukan buatan sponsor utama timnya.

    MotoGP

    Minggu, 20 November 2022

    Teknisi Repsol Honda Ungkap Trik Marc Marquez Jinakkan Motor Honda

    Hingga kini, tak banyak orang yang mengetahui rahasia di balik kehebatan Marc Marquez di atas motor Honda.

    MotoGP

    Rabu, 23 November 2022

    Ayah Jorge Lorenzo Sebut Izan Guevara Pantas Jadi Penerus Marc Marquez

    Juara dunia Moto3 2022, Izan Guevara, digadang-gadang jadi penerus Marc Marquez.

    Terbaru

    MotoGP

    Rabu, 30 November 2022

    Sudah 4 Kali Operasi, Marc Marquez Akui Masih Rasakan Masalah di Lengan Kanan

    Cedera lengan kanan menghambat prestasi Marc Marquez dalam tiga musim terakhir.

    MotoGP

    Rabu, 30 November 2022

    Tikungan 1 Sachsenring Jadi Tikungan Paling 'Maut' di MotoGP 2022

    Tikungan 1 Sachsenring menjadi yang paling banyak menelan korban pada MotoGP 2022 dengan 21 crash.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Pol Espargaro Sebut Honda Cuma Buang Waktu dan Uang

    Pol Espargaro mengaku dirinya merasa seperti pembalap pabrikan Honda di MotoGP hanya selama satu tahun.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    MotoGP 2022 Bikin Alex Marquez ''Taubat''

    Alex Marquez ingin belajar dari pengalaman buruk selama menunggangi motor Honda untuk tampil lebih kuat di masa depan.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Bos Ducati: Kami Gagal Menjinakkan Valentino Rossi

    Bos Ducati, Claudio Domenicali, mengakui bahwa Ducati gagal "menjinakkan" Valentino Rossi.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Fabio Quartararo Akui Keunggulan Ducati dan Aprilia di MotoGP 2022

    MotoGP 2022 seolah menjadi panggung dua pabrikan Italia, Ducati dan Aprilia.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Skor 6: Pembalap dengan Fastest Lap Terbanyak di Kelas Premier

    Valentino Rossi masih memimpin daftar pencetak lap tercepat kelas premier Kejuaraan Dunia Balap Motor.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Alasan Ducati Batal Rekrut Raul Fernandez untuk MotoGP 2023, Ogah Bayar Penalti

    Paolo Ciabatti menyebut Ducati membatalkan rencana perekrutan Raul Fernandez di GP Austria 2022.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Reuni dengan Mantan Mekanik, Maverick Vinales Incar Gelar MotoGP

    Pembalap Aprilia, Maverick Vinales, akan bereuni dengan mantan mekaniknya, Manuel Cazeaux, pada MotoGP musim depan.

    MotoGP

    Minggu, 27 November 2022

    Luca Marini Tak Merasa Terbebani Jadi Adik Valentino Rossi

    Luca Marini merasa tidak ada tekanan sebagai pembalap MotoGP meski dirinya merupakan adik tiri dari Valentino Rossi.
    X