MotoGP Jepang 2022: Penantian 22 Tahun Suzuki, Tak Pernah Juara Sejak 1999

23 September 2022, 12:15 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Joan Mir (kiri) dan Alex Rins (kanan) berpose bersama motor anyar Suzuki dalam acara peluncuran tim, Jumat (4/2/2022).
Joan Mir (kiri) dan Alex Rins (kanan) berpose bersama motor anyar Suzuki dalam acara peluncuran tim, Jumat (4/2/2022). /(INSTAGRAM SUZUKI MOTOGP)

  • MotoGP Jepang 2022 menjadi seri penuh gengsi bagi Suzuki.
  • Di tengah keputusannya untuk tak lagi membalap tahun depan, Suzuki wajib membuka peluang untuk juara di tanah sendiri.
  • Alex Rins menjadi sosok yang siap menghadiahkan podium untuk Suzuki, dalam penantian selama 22 tahun.

SKOR.id - Suzuki kini menatap seri paling bergengsi pada MotoGP 2022, yakni seri Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (25/9/2022).

Di tengah hitung mundur waktu menuju perpisahan dengan MotoGP, Suzuki masiih punya ambisi meraih podium tertinggi di tanah sendiri.

Ya, ambisi ini belum juga terwujud selama 22 tahun terakhir. Musim 1999 menjadi musim terakhir Suzuki menunjukkan diri sebagai motor MotoGP terbaik di Motegi.

Saat itu, Kenny Roberts Jr. yang menunggangi motor Suzuki berhasi mengasapi Mick Doohan dan Norifumi Abe dalam balapan ketat.

Setelahnya, Suzuki belum bisa mengulang capaian untuk berdiri di podium tertinggi. Terakhir, Alex Rins berhasil menyegel podium ketiga dalam MotoGP Jepang 2018.

Ambisi Alex Rins beri kado terbaik

Alex Rins bersalaman dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/3/2022)/
Alex Rins bersalaman dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/3/2022)/ Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Salah satu pembalap Suzuki, Alex Rins, memasang target besar di Twin Ring Motegi akhir pekan ini: raih podium!

Musim ini, performa Rins tidak kaleng-kaleng. Di papan klasemen, ia mengungguli Joan Mir dengan bertengger di posisi kedelapan klasemen pembalap.

Begitupun menatap MotoGP Jepang 2022, Rins ingin mempersembahkan podium sebagai kado untuk Suzuki.

Berbekal podium ketiga pada tahun 2018 lalu, Alex Rins pede bisa menjadi salah satu yang terbaik di tanah Jepang.

"Motor beradaptasi dengan baik di sirkuit ini (Motegi)," ujar Rins dikutip dari Motorsport.

"Pada tahun 2018 kami berhasil finis ketiga. Saya tak sabar membalap di sini. Ini menjadi yang terakhir kalinya bagi saya melakukannya dengan Suzuki," ujarnya menambahkan.

Rins juga mengaku telah bersiap demi hasil terbaik, sekaligus memperbesar peluang untuk menjadi juara. 

"Saya tak sabar untuk memanfaatkannya (setiap peluang di motor) sebaik mungkin," ujar Rins

"Bagi saya, sebagai pembalap, saya ingin mengakhiri karier di Suzuki dengan naik podium. Saya sudah puas dengan performa saya di Suzuki."

Baca Berita MotoGP Lainnya:

Cerita Apes Fabio Quartararo, Alami 2 Kecelakaan di MotoGP Aragon 2022

Comeback Marc Marquez di Aragon, Rugikan Fabio Quartararo dan Nyaris Bikin Takaaki Nakagami Crash Horor

Tag

Video

Berita Terkait

Timnas Indonesia

Jumat, 23 September 2022

Demi Ranking FIFA, Ketum PSSI Ingin Timnas Indonesia Raih Hasil Positif atas Curacao

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, juga berharap suporter bisa mendukung penuh timnas Indonesia saat menghadapi Curacao.

Dunia

Jumat, 23 September 2022

Ini Alasan Pelatih Timnas Inggris Masih Mengandalkan Harry Maguire

Gareth Southgate menyampaikan alasan mengapa dirinya masih memanggil Harry Maguire ke timnas Inggris.

Entertainment

Jumat, 23 September 2022

Damian Lillard Datangi Tempat Kerja Sang Ibu, Menyuruhnya Berhenti, setelah Teken Kontrak NBA Pertama

3,573 / 5,000 Translation results Damian Lillard mengatakan dia pergi ke tempat pekerjaan ibunya dan menyuruhnya berhenti setelah tanda tangan kontrak NBA pertamanya.

Terbaru

MotoGP

Rabu, 30 November 2022

Sudah 4 Kali Operasi, Marc Marquez Akui Masih Rasakan Masalah di Lengan Kanan

Cedera lengan kanan menghambat prestasi Marc Marquez dalam tiga musim terakhir.

MotoGP

Rabu, 30 November 2022

Tikungan 1 Sachsenring Jadi Tikungan Paling 'Maut' di MotoGP 2022

Tikungan 1 Sachsenring menjadi yang paling banyak menelan korban pada MotoGP 2022 dengan 21 crash.

MotoGP

Selasa, 29 November 2022

Pol Espargaro Sebut Honda Cuma Buang Waktu dan Uang

Pol Espargaro mengaku dirinya merasa seperti pembalap pabrikan Honda di MotoGP hanya selama satu tahun.

MotoGP

Selasa, 29 November 2022

MotoGP 2022 Bikin Alex Marquez ''Taubat''

Alex Marquez ingin belajar dari pengalaman buruk selama menunggangi motor Honda untuk tampil lebih kuat di masa depan.

MotoGP

Selasa, 29 November 2022

Bos Ducati: Kami Gagal Menjinakkan Valentino Rossi

Bos Ducati, Claudio Domenicali, mengakui bahwa Ducati gagal "menjinakkan" Valentino Rossi.

MotoGP

Selasa, 29 November 2022

Fabio Quartararo Akui Keunggulan Ducati dan Aprilia di MotoGP 2022

MotoGP 2022 seolah menjadi panggung dua pabrikan Italia, Ducati dan Aprilia.

MotoGP

Senin, 28 November 2022

Skor 6: Pembalap dengan Fastest Lap Terbanyak di Kelas Premier

Valentino Rossi masih memimpin daftar pencetak lap tercepat kelas premier Kejuaraan Dunia Balap Motor.

MotoGP

Senin, 28 November 2022

Alasan Ducati Batal Rekrut Raul Fernandez untuk MotoGP 2023, Ogah Bayar Penalti

Paolo Ciabatti menyebut Ducati membatalkan rencana perekrutan Raul Fernandez di GP Austria 2022.

MotoGP

Senin, 28 November 2022

Reuni dengan Mantan Mekanik, Maverick Vinales Incar Gelar MotoGP

Pembalap Aprilia, Maverick Vinales, akan bereuni dengan mantan mekaniknya, Manuel Cazeaux, pada MotoGP musim depan.

MotoGP

Minggu, 27 November 2022

Luca Marini Tak Merasa Terbebani Jadi Adik Valentino Rossi

Luca Marini merasa tidak ada tekanan sebagai pembalap MotoGP meski dirinya merupakan adik tiri dari Valentino Rossi.
X