Skorpedia: Peranti Keselamatan yang Dikenakan Pembalap MotoGP

10 Mei 2020, 12:00 WIB
Editor: Rais Adnan
Cover Artikel MotoGP /Grafis Yusuf/Skor.id

  • Berbagai perlengkapan yang menunjang keselamatan dirancang untuk membuat para pembalap aman dan nyaman ketika beraksi di lintasan.
  • Setidaknya, ada enam perlengkapan wajib yang harus dikenakan pembalap saat berlomba.
  • Peranti keselamatan yang dikenakan pembalap juga didukung teknologi dan berstandar tinggi.

SKOR.id – Keselamatan pembalap selalu menjadi prioritas di semua ajang balap. Tak terkecuali di kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Balap Motor, MotoGP.

Berbagai perlengkapan yang menunjang keselamatan dirancang sedemikian rupa untuk membuat para pembalap aman dan nyaman ketika beraksi di lintasan.

Lantas, apa saja perlengkapan balap yang wajib dikenakan seorang pembalap MotoGP? Berikut Skor.id coba merangkumnya:

Berita MotoGP Lainnya: Andrea Dovizioso Siap Sambut Balapan Pertama MotoGP 2020

Helm

Pelindung kepala yang dikenakan para pembalap harus sesuai standar FIM Racing Homologation Programme for helmets (FRHP).

Saat ini, standar helm untuk MotoGP harus lolos tes FIM Helmet Standard FRHPhe-01. Helm yang sudah terhomologasi akan diberi label FIM FRHPhe-01 pada tali pengikatnya (chinstrap).

Sesuai standar uji FRHPhe-01, helm pembalap MotoGP harus mampu menahan hantaman vertikal hingga 275g dalam kecepatan 8,2 meter/detik (294,51 km/jam).

Total, ada 13 arah hantaman pada helm yang diuji dalam dua tahapan. Untuk menahan benturan sebesar itu, bagian luar helm (shell) biasanya terbuat serat karbon atau plastik yang diperkuat sejumlah material (composite).  

Beberapa merk dan jenis helm yang sudah dihomologasi di antaranya Shark Race R Pro GP FIM Racing #1, Bell Pro Star ECE, AGV Pista GP R, Kabuto RT-33, Arai - RX-7 Racing, HJC RPHA 01R, MT KRE Snake Carbon, Nolan/X-Lite X-803-P, Scorpion EXO-R1 FIM Racing #1, dan Shoei X-Fourteen.

Berat helm pun bervariasi antara 1.200 gram sampai 1.600 gram. Untuk harga, Arai - RX-7 Racing bisa menembus 2.524 pounds (sekira Rp49 juta).

Pembalap sekelas juara dunia MotoGP enam kali (2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019), Marc Marquez, biasanya membutuhkan 6-15 helm untuk satu musim.  

Baju Balap

Selain helm, untuk berlomba dengan kecepatan hingga 300 km/jam dengan motor bertenaga lebih dari 250 dk, juga diperlukan baju balap yang mumpuni.

Baju balap biasanya terbuat dari kulit hewan. Perusahaan perlengkapan bermotor asal Italia, Alpinestars, memakai kulit kanguru karena dinilai lebih kuat menahan gesekan daripada kulit sapi.

Dengan tebal antara 1,2 mm – 1,4 mm dan dijahit dobel, berat baju balap rata-rata 4,5 kg, tergantung postur pembalap.

Selain memberikan lubang-lubang kecil untuk sirkulasi udara, baju pembalap MotoGP juga dilengkapi tas cairan di punggung yang biasa disebut hump karena menyerupai punuk unta.

Selain membantu mendinginkan tubuh pembalap, cairan dalam hump ini dihubungkan dengan helm agar pembalap bisa minum. Karena pembalap ingin seringan mungkin, jumlah cairan di hump ini dibatasi antara 200-300 ml.

Struktur baju balap Alpinestars dibagi dalam dua jenis kepadatan, keras di bagian tengah dan lebih lunak di sisi luar. Mereka juga menempatkan lapisan gel di sisi dalam untuk pelindung.

Pembalap rata-rata membawa empat baju balap untuk setiap lomba, berikut sejumlah peranti keselamatan tambahan yang melekat di race suit tersebut.

Sarung Tangan

Seperti perlengkapan lainnya, sarung tangan juga didesain agar mampu melindungi pembalap secara maksimal tapa mengurangi kenyamanan. 

Tidak seperti baju balap yang berbahan dasar kulit kanguru, sarung tangan biasanya dibuat dari kulit sapi yang kuat tapi juga nyaman.

Ada tambahan bahan pelindung di ruas jari, tulang pangkal jari, dan pergelangan tangan.

Pelindung tulang pangkal jari biasanya terbuat dari poly carbonate karena ringan namun kuat menahan gesekan dan benturan.

Bagian pergelangan tangan biasanya dilapisi pelat pelindung. Untuk jari, selain pelindung juga diberi lubang kecil-kecil untuk sirkulasi udara.

Pembalap biasanya membawa minimal tiga pasang sarung tangan di setiap lomba. 

Sepatu Balap

Saat ini, paling tidak ada dua produk top sepatu balap yang dipakai para pembalap MotoGP, Alpinestars Supertech-R dan Dainese Axial D1.

Dipakai oleh pembalap sekelas Marquez (Repsol Honda), Carl Crutchlow (LCR Honda), Johann Zarco (Avintia Ducati), dan Andrea Dovizioso (Ducati), Alpinestars Supertech-R dibuat dari bahan mikro fiber berteknologi tinggi.

Bagian depan yang terbuat dari thermoplastic polyurethane (TPU) injeksi bukan hanya sangat fleksibel tapi juga dirancang untuk bisa "bernapas".

Pelindung tulang kering juga bisa diatur tinggi-rendahnya. Sedangkan bagian tumit juga berbahan microfiber yang kuat menahan benturan.

Yang membedakan sepatu ini dengan lainnya adalah sistem yang disebut biomechanical inner bootie.

Sistem ini mampu bersinergi dengan bagian luar sepatu, khususnya struktur pelindung, tanpa memengaruhi pergerakan kaki.

Dalam MotoGP, pengguna Dainese Axial D1 adalah Valentino Rossi (Monster Yamaha), Pol Espargaro (Red Bull KTM), Jack Miller (Pramac Ducati), dan Franco Morbidelli (Petronas SRT Yamaha).

Material utama sepatu ini adalah bahan yang disebut D-Stone fabric, dengan bagian atas microfiber dan kulit sapi di bagian dalam.

Struktur bagian luar terbuat dari karbon dan serat aramid, bahan sintetis yang kuat dan tahan panas.

Serat aramid ini biasa dipakai untuk peralatan penjelajahan luar angkasa dan militer (untuk rompi anti-peluru misalnya).

Menurut para pemakainya, dengan suit-boot fastening system, Dainese Axial D1 tidak hanya nyaman tapi juga membantu dari sisi aerodinamika.

Bila dirupiahkan, harga Alpinestars Supertech-R maupun Dainese Axial D1 tidak terlalu jauh, yakni Rp7 jutaan ke atas, tergantung tipe.

Pelindung Lutut, Siku, dan Bahu

Ide memasang pelindung (pad) di bahu, siku, dan lutut ini awalnya adalah untuk mengurangi energi dari benturan dengan aspal atau bagian lintasan lain.

Tapi belakangan, karena gaya pembalap seperti Marquez yang juga menggunakan siku untuk menahan motor saat menikung, fungsi pad ini pun dikembangkan tidak hanya untuk mengurangi gesekan.

Karena harus kuat namun ringan, bahan untuk pelindung bahu, siku, dan lutut ini biasanya dari thermoplastic dan campuran material lain.

Berita MotoGP Lainnya: Dorna dan Jerez Sepakat Adakan 2 Seri MotoGP pada Juli 2020

Airbag

Kantung udara atau airbag ini wajib dipakai pembalap untuk melindungi bagian atas tubuh dari benturan.

Bentuk airbag ini akan sangat memengaruhi ukuran baju balap karena akan mengembang 4-5 cm jika sudah terpasang di badan pembalap.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

XS, S, M

 

Berat helm pun bervariasi, antara 1.249 gram (X-Lite X-803 Ultra Carbon) sampai 1.600 gram (X-Lite X-1004 Ultra Carbon).

 

 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Olahraga Lain

Jumat, 8 Mei 2020

MLB: Jennifer Lopez Dikabarkan Batal Mengakuisisi New York Mets

Keinginan Jennifer Lopez untuk memiliki New York Mets bisa kandas karena ketidakcocokan antara Wayne Rothbaum dan Fred Wilpon.

IBL

Jumat, 8 Mei 2020

Pemain Satria Muda Sandy Ibrahim Ungkap Tips Bugar Saat Puasa Ramadan

Sandy Ibrahim membagikan bagikan tips bugar untuk pencinta basket Indonesia.

Balap

Jumat, 8 Mei 2020

Fernando Alonso Tantang Valentino Rossi Ikuti Le Mans 24 Jam

Fernando Alonso sarankan Valentino Rossi turun di ajang balap lain.

Terbaru

MotoGP

Sabtu, 31 Oktober 2020

Pindah ke Tim Satelit, Alex Marquez Tetap Yakin soal Peluang Juara Dunia

Menurut Alex Marquez, tim satelit saat ini memiliki peluang yang sama dengan pabrikan dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP.

MotoGP

Jumat, 30 Oktober 2020

Jorge Lorenzo Berpeluang Jadi Test Rider Aprilia di MotoGP 2021

Jika perpanjangan kontrak dengan Yamaha gagal maka Jorge Lorenzo berpeluang jadi test rider Aprilia untuk MotoGP 2021 dan 2022.

MotoGP

Jumat, 30 Oktober 2020

Franco Morbidelli: Valentino Rossi Sosok yang Paling Saya Kagumi

Franco Morbidelli menegaskan bahwa keakrabannya dengan Valentino Rossi lebih dari sekadar rivalitas.

MotoGP

Jumat, 30 Oktober 2020

Joan Mir Ogah Ubah Strategi demi Meminimalisasi Kesalahan

Pemuncak klasemen sementara MotoGP 2020 Joan Mir mengatakan dua balapan beruntun di Valencia bakal sangat krusial.

MotoGP

Jumat, 30 Oktober 2020

IRTA Desak Panitia Perketat Protokol Covid-19 di 3 Seri Terakhir MotoGP 2020

Ketua IRTA mengaku prihatin dengan banyaknya rider dan staf yang mengabaikan protokol Covid-19 dalam kompetisi MotoGP 2020.

MotoGP

Jumat, 30 Oktober 2020

Cal Crutchlow Legawa Pensiun Akhir Musim 2020 dengan Syarat Ini

Cal Crutchlow tidak menyesal pensiun dari MotoGP akhir musim ini jika tak kunjung mendapat tim untuk musim 2021.

MotoGP

Kamis, 29 Oktober 2020

Dorna Sports Susun Kalender Balap MotoGP 2021, Qatar Bakal Gelar 2 Balapan

Dorna Sprots belum bisa mempublikasikan jadwal untuk MotoGP 2021 karena masih menunggu draf dari F1 dan demi menghindari bentrokan.

MotoGP

Kamis, 29 Oktober 2020

6 Pembalap Elite Tanpa Gelar Juara Dunia di Era MotoGP

Dalam sejarah Kejuaraan Dunia Balap Motor, sejumlah rider top tidak pernah merasakan manisnya gelar di kelas MotoGP.

MotoGP

Kamis, 29 Oktober 2020

Andrea Dovizioso Makin Dekat untuk Jadi Pembalap Penguji Yamaha

Rider Ducati Andrea Dovizioso hanya ingin menerima tawaran yang mengizinkannya mengikuti disiplin balap lain seperti motorcross.

MotoGP

Rabu, 28 Oktober 2020

Kaget dengan Kemenangan Franco Morbidelli, Maverick Vinales Sebut Motornya Berbeda

Maverick Vinales merasa ada komponen dari motor Franco Morbidelli yang berbeda dari Yamaha YZR-M1 yang ditungganginya.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X