Tampil Jeblok di Qatar, Pol Espargaro Sesumbar Bisa Menjuarai MotoGP 2021

6 April 2021, 15:10 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Pol Espargaro menjadi tumpuan utama Repsol Honda di MotoGP 2021 selama Marc Marquez masih harus menepi karena cedera. /(twitter.com/HRC_MotoGP)

  • Pol Espargaro tak kunjung menunjukkan penampilan terbaik bersama tim anyarnya, Repsol Honda.
  • Prestasi terbaiknya sejauh ini adalah meraih posisi ke-8 pada MotoGP Qatar 2021.
  • Meski demikian, Espargaro tidak kehilangan harapan untuk bisa menjuarai MotoGP 2021.

SKOR.id - Pol Espargaro sesumbar bakal menjuarai MotoGP 2021 kendati tampil buruk pada dua seri balapan perdana.

Tim pabrikan asal Jepang, Repsol Honda, tak kunjung memutus tren negatif mereka tanpa kehadiran Marc Marquez.

Dalam dua seri balapan terakhir, mereka hanya mampu membawa pulang total 18 poin, jauh di bawah capaian tim rival seperti Yamaha dan Ducati.

Pembalap yang menjadi tumpuan harapan, Pol Espargaro, juga tak kunjung menunjukkan performa terbaik di atas RC213V.

Padahal, pihak Repsol Honda merekrut Espargaro dengan ekspektasi tinggi. Adik dari Aleix Espargaro tersebut diplot menjadi pendamping sepadan buat Marquez.

Namun, Espargaro tak patah arang. Ia tetap yakin dapat menjuarai MotoGP 2021 kendati tampil buruk pada dua seri awal.

"Ritme membalap saya luar bisa. Saya adalah salah satu yang tercepat di lintasan," ujar Espargaro dikutip dari Paddock-GP.

"Saya merasa cukup pantas untuk menjadi juara dunia pada akhir musim ini," ujarnya menambahkan.

Kegagalan di Qatar, menurut Espargaro, terjadi karena Sirkuit Losail bukan tempat yang cocok untuk motor Honda.

"Losail adalah salah satu tempat terburuk untuk tim kami," kata Espargaro membela diri.

"Kami tidak bisa mencatat waktu putaran yang bagus di sana. Alhasil, kami harus mengawali balapan dari belakang."

"Seandainya saya bisa start dari dua baris terdepan, jelas saya bisa meraih podium," ujarnya menambahkan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Repsol Honda Team (@hrc_motogp)

Lebih lanjut, Espargaro mengklaim bahwa motor Honda adalah yang terbaik di grid, terlepas dari hasil buruk di Qatar.

"Di tengah-tengah balapan, kami selalu lebih cepat sepertiga detik dari pemimpin race," ucap Espargaro menambahkan.

"Saya merasa saat ini saya sedang menunggangi motor terbaik di grid. Selanjutnya, kami hanya perlu menyatukan kepingan puzzle kami dengan baik."

"Sejujurnya, kami punya semua yang dibutuhkan untuk meraih podium," ujarnya menyimpulkan.

Espargaro punya waktu sepuluh hari sebelum membuktikannya pada MotoGP Portugal pekan depan.

Saat ini, persaingan merebut gelar juara masih sangat terbuka, mengingat dirinya hanya terpaut 29 poin dari pemuncak klasemen, Johann Zarco.

Statistik menunjukkan, jarak tersebut tidak menghapus kemungkinan seorang pembalap untuk menyegel gelar juara.

Pada MotoGP 2017, misalnya, Marquez tetap keluar sebagai juara dunia setelah ketinggalan 37 poin dalam dua balapan awal dari Maverick Vinales.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita MotoGP lainnya:

Menghitung Peluang Marc Marquez Juara MotoGP 2021: GP Portugal Jadi Kunci

Kronologis Duel Joan Mir vs Jack Miller di MotoGP Doha 2021

MotoGP Doha 2021: Johann Zarco Senang Bukan Main, Ini Alasannya

  • Sumber: paddock-gp.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    MotoGP

    Senin, 5 April 2021

    MotoGP Doha 2021: Dua Rekor Penting Tercipta di Sirkuit Losail

    MotoGP Doha 2021 berakhir dengan catatan manis menyusul pecahnya dua rekor penting.

    MotoGP

    Senin, 5 April 2021

    MotoGP Doha 2021: Fabio Quartararo Kehabisan Kata-kata Usai Menangi Balapan

    Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, kehabisan kata-kata usai memenangi MotoGP Doha 2021.

    MotoGP

    Senin, 5 April 2021

    MotoGP Doha 2021: Valentino Rossi Masih Keluhkan Grip Ban Belakang

    Valentino Rossi masih mengeluhkan grip ban belakang sebagai penyebab jebloknya performa di Qatar.

    Terbaru

    MotoGP

    Minggu, 11 April 2021

    Marc Marquez Kembali, Honda Optimistis Kejar Ketinggalan

    Repsol Honda optimis bersaing di barisan depan seiring kembalinya Marc Marquez ke lintasan.

    MotoGP

    Minggu, 11 April 2021

    Pol Espargaro: Saya Tak Harus Bersahabat dengan Marc Marquez

    Pol Espargaro mengaku berhubungan baik dengan Marc Marquez, kendati bukan menjadi sahabat.

    MotoGP

    Minggu, 11 April 2021

    Jelang MotoGP Portugal, Stefan Bradl Tak Terkejut jika Marc Marquez Bisa Podium

    Stefan Bradl mengaku tak terkejut seandainya Marc Marquez bisa menjejak podium di Portugal.

    MotoGP

    Minggu, 11 April 2021

    Marc Marquez Kembali, Franco Morbidelli Tak Ciut Nyali

    Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, menyambut baik kembalinya Marc Marquez ke lintasan MotoGP.

    MotoGP

    Minggu, 11 April 2021

    Franco Morbidelli Nyaris Debut di Superbike Usai Lulus dari Akademi VR46

    Valentino Rossi mengaku nekad memasukkan Franco Morbidelli ke ajang entri MotoGP.

    MotoGP

    Minggu, 11 April 2021

    Meski Belum Menang, Valentino Rossi Tetap Bangga dengan Lulusan Akademi VR46 di MotoGP 2021

    Valentino Rossi bangga dengan pencapaian Franco Morbidelli, Francesco Bagnaia, dan Luca Marini di awal MotoGP 2021.

    MotoGP

    Sabtu, 10 April 2021

    Ketua IMI Tepis Tudingan Pelanggaran HAM di Proyek Sirkuit Mandalika

    PP IMI membantah tudingan jurnalis PBB soal pelanggaran HAM dalam pembangunan Sirkuit Mandalika.

    MotoGP

    Sabtu, 10 April 2021

    Melempem di 2 Seri Perdana, Valentino Rossi Disebut Belum Putus Asa

    Alesssio "Uccio" Salucci meyakini kegagalan sang sahabat, Valentino Rossi, di Qatar, tidak memengaruhi masa depannya.

    MotoGP

    Sabtu, 10 April 2021

    Terdampak Lockdown, MotoGP Prancis 2021 Berlangsung Tanpa Penonton

    MotoGP Prancis 2021 dipastikan tanpa kehadiran penonton, menyusul kebijakan lockdown belum lama ini.

    MotoGP

    Sabtu, 10 April 2021

    Jurnalis PBB Sebut Pembangunan Sirkuit Mandalika Langgar HAM

    Tamparan keras diterima pengelola Sirkuit Mandalika yang disebut melanggar HAM oleh jurnalis PBB.
    X