Valentino Rossi Dapat Saran soal Mekanik jika Gabung ke Tim Satelit

13 Juni 2020, 19:40 WIB
Editor: I Gede Ardy Estrada
Juara dunia balap motor sembilan kali, Valentino Rossi, belum menunjukkan tanda-tanda ingin pensiun dari MotoGP.
Juara dunia balap motor sembilan kali, Valentino Rossi, belum menunjukkan tanda-tanda ingin pensiun dari MotoGP. /Valentino Rossi

SKOR.id – Prinsipal tim Monster Energy Yamaha MotoGP Lin Jarvis bakal menjadi penengah antara Valentino Rossi dan Petronas Yamaha SRT soal masalah mekanik.

Seperti diketahui, The Doctor, julukan Valentino Rossi, merupakan seorang pembalap yang selalu membawa seluruh mekaniknya ketika pindah ke tim lain.

Hal itu juga bakal dilakukannya jika sepakat bergabung ke Petronas Yamaha SRT. Tetapi, ini menjadi masalah bagi Prinsipal Petronas, Razlan Razali.

Berita MotoGP Lainnya: Valentino Rossi Ungkap Masa Depan di MotoGP pada Bulan Ini

Ia menegaskan tak ingin mengubah struktur tim hanya demi Rossi. Bahkan, Razlan Razali mengatakan The Doctor hanya boleh membawa dua atau tiga mekaniknya.

Apa yang dilakukan oleh Razlan Razali merupakan usaha untuk menjaga stabilitas Petronas Yamaha SRT dalam jangka panjang.

Pasalnya, dari segi umur, Rossi tak bisa bertahan lama di timnya. Ketika ia pergi, sebagian besar mekanik yang dibawanya juga akan melakukannya.

“Kami sudah berdiskusi soal siapa teknisi yang bisa dibawa Valentino. Dalam olahraga kami, sebagian kru akan mengikuti pembalap ketika berganti tim,” kata Lin Jarvis seperti dikutip dari tuttomotoriweb.com.

Prinsipal tim Monster Energy Yamaha Lin Jarvis (kiri) bercengkerama dengan bos Petronas Yamaha SRT Razlan Razali dalam sebuah kesempatan.
Prinsipal tim Monster Energy Yamaha Lin Jarvis (kiri) bercengkerama dengan bos Petronas Yamaha SRT Razlan Razali dalam sebuah kesempatan. /(dok. MotoGP/motogp.com)

Sebagian besar mekanik yang bekerja untuk The Doctor sudah bersamanya sejak rider asal Italia itu memulai karier di kelas tertinggi bersama Honda pada 2000.

“Masalah ini belum didiskusikan secara rinci. Tetapi, saya merasa bahwa beberapa mekanik akan mengikuti Valentino,” Jarvis mengungkapkan.

Masa depan Valentino Rossi memang masih menjadi teka-teki apakah akan melanjutkan kariernya atau memilih pensiun.

Lin Jarvis menyarankan kepada pembalap 41 tahun itu untuk meneruskan karier karena ini bukan menjadi tahun yang bagus untuk mengakhirinya.

Berita MotoGP Lainnya: Marc Marquez Tegaskan Targetnya di MotoGP 2020 Tak Akan Berubah

“Saya berharap Valentino memutuskan untuk lanjut. Ini bukan menjadi tahun yang baik bagi seorang atlet legendaris sepertinya pensiun,” ujar Jarvis.

“Saya pikir Valentino juga merasakan hal yang sama dan berharap dia bisa berlomba untuk beberapa tahun ke depan. Tapi semua keputusan ada di tangannya,” lanjutnya.

Baik Yamaha dan Petronas Yamaha SRT berharap Valentino Rossi bisa membuat keputusan dalam waktu dekat agar mereka bisa mempersiapkan segalanya dengan matang.

“Secara pribadi, saya berharap segalanya bisa selesai sebelum balapan pertama pada 19 Juli mendatang,” kata Jarvis.

  • Sumber: tuttomotoriweb.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    MotoGp

    Minggu, 1 Maret 2020

    Andrea Dovizioso Bandingkan Valentino Rossi dengan Marc Marquez

    Andrea Dovizioso bicara dari sudut pandangnya tentang para rival dalam MotoGP 2020, termasuk Valentino Rossi dan Marc Marquez.

    MotoGp

    Sabtu, 28 Maret 2020

    Asalkan Bahagia, Valentino Rossi Masih Bisa Melesat saat Balapan

    Alex Briggs menyebut kondisi mental yang tengah dirasakan Valentino Rossi bisa sangat memengaruhi hasil akhir balapan.

    MotoGp

    Senin, 27 April 2020

    10 Pembalap Besar yang Salah Pilih Tim MotoGP, Valentino Rossi Masuk Daftar

    Cukup banyak pembalap MotoGP yang gagal memenuhi ekspektasi karena salah memilih tim, dari Max Biaggi hingga Valentino Rossi.

    Terbaru

    MotoGP

    Kamis, 1 Desember 2022

    Carmelo Ezpeleta: Indonesia adalah Amerika bagi Kami

    Bos Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, memandang Indonesia sebagai pasar potensial MotoGP, seperti Amerika Serikat di F1.

    MotoGP

    Kamis, 1 Desember 2022

    Rahasia Sukses Marco Bezzecchi Raih Gelar Rookie of The Year MotoGP 2022

    Di antara para rookie MotoGP 2022, performa rider VR46 Racing Team Marco Bezzechi yang paling berkembang.

    MotoGP

    Rabu, 30 November 2022

    Sudah 4 Kali Operasi, Marc Marquez Akui Masih Rasakan Masalah di Lengan Kanan

    Cedera lengan kanan menghambat prestasi Marc Marquez dalam tiga musim terakhir.

    MotoGP

    Rabu, 30 November 2022

    Tikungan 1 Sachsenring Jadi Tikungan Paling 'Maut' di MotoGP 2022

    Tikungan 1 Sachsenring menjadi yang paling banyak menelan korban pada MotoGP 2022 dengan 21 crash.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Pol Espargaro Sebut Honda Cuma Buang Waktu dan Uang

    Pol Espargaro mengaku dirinya merasa seperti pembalap pabrikan Honda di MotoGP hanya selama satu tahun.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    MotoGP 2022 Bikin Alex Marquez ''Taubat''

    Alex Marquez ingin belajar dari pengalaman buruk selama menunggangi motor Honda untuk tampil lebih kuat di masa depan.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Bos Ducati: Kami Gagal Menjinakkan Valentino Rossi

    Bos Ducati, Claudio Domenicali, mengakui bahwa Ducati gagal "menjinakkan" Valentino Rossi.

    MotoGP

    Selasa, 29 November 2022

    Fabio Quartararo Akui Keunggulan Ducati dan Aprilia di MotoGP 2022

    MotoGP 2022 seolah menjadi panggung dua pabrikan Italia, Ducati dan Aprilia.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Skor 6: Pembalap dengan Fastest Lap Terbanyak di Kelas Premier

    Valentino Rossi masih memimpin daftar pencetak lap tercepat kelas premier Kejuaraan Dunia Balap Motor.

    MotoGP

    Senin, 28 November 2022

    Alasan Ducati Batal Rekrut Raul Fernandez untuk MotoGP 2023, Ogah Bayar Penalti

    Paolo Ciabatti menyebut Ducati membatalkan rencana perekrutan Raul Fernandez di GP Austria 2022.
    X