Valentino Rossi dan Marc Marquez Beda Pendapat soal Sepang Clash

22 Februari 2021, 18:50 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Pertarungan Marc Marquez (kiri) dan Valentino Rossi (kanan) dalam gelaran MotoGP Malaysia 2015 di Sirkuit Sepang. /YOUTUBE.COM/MOTOGP

SKOR.id - Perdebatan sengit masih berlanjut terkait insiden yang melibatkan Valentino Rossi dan Marc Marquez pada MotoGP Malaysia 2015.

Peristiwa yang kemudian disebut Sepang Clash tersebut dinilai menjadi puncak perseteruan antara dua sosok juara dunia tersebut.

Secara yuridis, insiden ini dianggap berakhir dengan dijatuhkannya sanksi kepada Valentino Rossi yang harus start di baris belakang pada MotoGP Valencia 2015.

Namun, banyak pihak masih menyalahkan Marc Marquez yang dianggap memprovokasi Valentino Rossi dengan gaya membalapnya yang agresif.

Enam tahun setelah insiden itu, DAZN masih mengulik Sepang Clash dalam miniseri mereka, Route 46 Route 93.

Pada episode terakhir, DAZN memuat pendapat kedua pembalap terkait insiden yang memupuskan harapan Rossi meraih gelar juara dunia kesepuluh dalam kariernya tersebut.

"Valentino memang ahlinya dalam bertutur kata. Saya terkesan dengan pernyataannya," ujar Marquez dikutip dari Paddock-GP.

"Jelas-jelas dia menendang saya. Rem depan saya akhirnya terkunci dan saya jatuh," The Baby Alien melanjutkan.

Pendapat Marquez ditolak mentah-mentah oleh Rossi yang diwawancara terpisah. The Doctor justru menganggap sang rival jatuh karena kesalahannya sendiri.

"Rasanya saya ingin memakinya. Saya benar-benar tidak paham (alasan Marquez)," kata Rossi.

"Saya sama sekali tidak menendangnya. Justru dia yang menabrak kaki saya dengan stang motornya. Itulah alasan mengapa dia jatuh," ujar pembalap berusia 42 tahun tersebut.

Atas insiden tersebut, kedua pembalap akhirnya dipanggil oleh race director untuk memberikan keterangan.

Hasilnya, Rossi dikenai sanksi start dari posisi paling buncit pada balapan selanjutnya di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia.

Kendati mampu mengakhiri balapan di posisi empat, tetapi hasil tersebut tak cukup memuat Rossi membawa pulang gelar juara dunia.

Titel kampiun MotoGP 2015 akhirnya jatuh ke pelukan rekan setim Valentino Rossi yang juga kompatriot Marc Marquez, Jorge Lorenzo.

Pada sisi lain, tersebar pesan "aneh" dari manajer tim Honda untuk kedua pembalapnya, Marc Marquez dan Dani Pedrosa jelang balapan terakhir di Valencia.

Sang manajer, Livio Suppo, menginstruksikan Marquez dan Pedrosa untuk tak lagi mencampuri perebutan gelar juara yang tak melibatkan mereka berdua.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita MotoGP lainnya:

Alex Marquez: MotoGP Membuat Fisik Saya Hancur Lebur

Michael Schumacher Dorong Anak Legenda MotoGP Jadi Pembalap F1

Jelang MotoGP 2021, Ini Permintaan Fabio Quartararo untuk Motor Yamaha

  • Sumber: paddock-gp.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    MotoGP

    Sabtu, 20 Februari 2021

    Wejangan Petinggi Ducati buat Francesco Bagnaia di MotoGP 2021

    Davide Tardozzi selalu menekankan fokus kepada Francesco Bagnaia.

    MotoGP

    Sabtu, 20 Februari 2021

    Janji Fabio Quartararo kepada Yamaha untuk MotoGP 2021

    Fabio Quartararo menjanjikan kemenangan di MotoGP 2021 untuk pabrikan Yamaha.

    MotoGP

    Minggu, 21 Februari 2021

    Pengamat MotoGP Coret KTM dari Kandidat Juara MotoGP 2021

    Carlo Pernat menilai KTM tak memiliki peluang untuk bersaing dalam perebutan gelar juara MotoGP 2021.

    Terbaru

    MotoGP

    Jumat, 5 Maret 2021

    Valentino Rossi Ingin Lebih Menikmati MotoGP 2021, Finis 5 Besar Jadi Target

    Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, mempunyai impian besar jelang bergulirnya MotoGP 2021.

    MotoGP

    Jumat, 5 Maret 2021

    Performa Yamaha Jeblok pada MotoGP 2020, Fabio Quartararo Kritik Motor YZR-M1

    Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, lebih menyukai motor Yamaha versi 2019.

    MotoGP

    Jumat, 5 Maret 2021

    Fabio Quartararo Mengaku Sempat Mengalami Tekanan Mental

    Fabio Quartararo blak-blakan mengenai tekanan mental yang dialaminya musim lalu.

    MotoGP

    Jumat, 5 Maret 2021

    Diproyeksi Masuk MotoGP 2023, Hungaria akan Bangun Sirkuit Anyar

    Pembangunan lintasan untuk MotoGP Hungaria 2023 di Debrecen dimulai kuartal kedua tahun ini.

    MotoGP

    Jumat, 5 Maret 2021

    Kepala Mekanik Marc Marquez Yakin Ambisi Juara Dunia The Baby Alien Masih Menyala

    Santi Hernandez meyakini Marc Marquez langsung memikikir juara dunia MotoGP 2021 setelah kembali mengaspal.

    MotoGP

    Kamis, 4 Maret 2021

    Yamaha Monster Energy Akan Bangkitkan Performa Maverick Vinales

    Petinggi tim Yamaha mengungkapkan akan membuat Maverick Vinales dapat memberikan performa terbaiknya di MotoGP 2021.

    MotoGP

    Kamis, 4 Maret 2021

    Bos KTM Tunggu Komentar Jujur Danilo Petrucci

    Masukan dari eks rider Ducati tersebut akan menambah data pengembangan motor KTM RC16 ke depannya.

    MotoGP

    Kamis, 4 Maret 2021

    Valentino Rossi Masih Harapkan Titel Juara Dunia Ke-10

    Valentino Rossi akan fokus memberikan membalap dengan cepat dan meraih poin banyak setiap pekannya.

    MotoGP

    Kamis, 4 Maret 2021

    Valentino Rossi Ungkap Keuntungan Membalap untuk Tim Satelit

    Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, mengaku beruntung bisa menjadi pembalap tim satelit.

    MotoGP

    Rabu, 3 Maret 2021

    Permintaan Nyeleneh Petinggi Petronas Yamaha SRT untuk Valentino Rossi

    Manajer tim Petronas Yamaha SRT, Wilco Zeelenberg, berharap Valentino Rossi tidak menghabiskan waktu di depan layar komputer.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X