WADA Pastikan Gelaran MotoGP Indonesia dan Thailand 2022 Aman

14 Oktober 2021, 15:00 WIB
Editor: Lily Indriyani
Ilustrasi balapan MotoGP.
Ilustrasi balapan MotoGP. /(twitter.com/ducaticorse)

SKOR.id - Dunia olahraga Indonesia sempat dibuat ketar-ketir dengan keluarnya surat edaran dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA), Kamis (7/10/2021) lalu.

WADA merilis lima organisasi anti-doping yang dianggap tidak mematuhi kode etik sebagaimana telah ditetapkan. Salah satunya, Indonesia

Federasi Bola Basket Tuli (DIBF), Federasi Gira Sport Internasional (IGSF), Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI), Badan Anti-Doping Korea Utara, dan Organisasi Anti-Doping Thailand.

Pengumuman tersebut membuat kelangsungan penyelenggaraan ajang olahraga di negara-negara terkait, dipertanyakan.

Di antaranya adalah event MotoGP, yang rencananya akan digelar di Indonesia dan Thailand, pada 2022 mendatang.

Media otomotif dunia, Crash, mencoba mencari jawaban soal pertanyaan tersebut dengan langsung menghubungi WADA.

"Benar bahwa Indonesia dan Thailand akan dilarang untuk jadi tuan rumah ajang baru sejauh belum memperbaiki status mereka," ujar juru bicara WADA.

"Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk event yang telah diteken kontraknya sebelum pengumuman ini dibuat," tuturnya.

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa penyelenggaraan MotoGP Indonesia dan Thailand, musim depan, aman.

Meski demikian, menurut WADA, bendera negara yang tidak taat juga tak boleh berkibar di ajang regional maupun internasional, kecuali olimpiade dan paralimpiade.

Konsekuensinya, jika ada pembalap Thailand atau Indonesia yang finis podium, bendera negara yang bersangkutan tak akan berkibar, selama masa sanksi.

Desain Sirkuit Mandalika di Lombok, NTB, yang akan masuk kalender balap MotoGP pada 2021.
Desain Sirkuit Mandalika di Lombok, NTB, yang akan masuk kalender balap MotoGP pada 2021. (Grafis: Yusuf/Skor.id)

Adapun dalam kasus DIBF, IGSF, dan Thailand, ketidakpatuhan berkaitan dengan tak diterapkannya seluruh kode etik anti-doping dalam aturan internal maupun undang-undang negara.

Sedangkan bagi Indonesia dan Korea Utara, dianggap WADA tidak patuh dalam melaksanakan program pengujian anti-doping nasional.

Dengan kata lain, secara administratif, kasus Thailand cenderung lebih mudah untuk diselesaikan dibandingkan Indonesia.

Jika dalam kasus Thailand, yang diperlukan hanya memasukkan regulasi anti-doping dalam hukum negara.

Sedangkan dalam kasus Indonesia, perluk tindakan lebih lanjut. Salah satunya inspeksi enam kali setahun oleh pihak yang ditunjuk.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita MotoGP lainnya:

Bos Yamaha Bocorkan Faktor Kunci Konsistensi Fabio Quartararo di MotoGP 2021

Resmi, Indonesia Terdaftar Menjadi Seri Kedua MotoGP 2022

5 Fakta MotoGP Americas 2021, Moncernya Marquez hingga Kebangkitan Rossi

  • Sumber: Crash
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Jumat, 8 Oktober 2021

    Terkait Ancaman Sanksi WADA, Tiga Turnamen Bulu Tangkis Internasional di Bali Tetap Berjalan

    Tiga turnamen bulu tangkis internasional yang bakal berlangsung di Bali, November hingga Desember 2021 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal.

    Lain - lain

    Jumat, 8 Oktober 2021

    Menpora Zainudin Amali Buka Suara Terkait Surat WADA kepada LADI

    Keterlambatan respons LADI terhadap surat WADA karena adanya perubahan struktur internal organisasi ditengarai jadi penyebab hukuman.

    Lain - lain

    Minggu, 10 Oktober 2021

    Menpora Gerak Cepat, WADA Beri Respons Positif Terkait Sanksi Doping untuk Indonesia

    Respons cepat yang disampaikan Menpora RI Zainudin Amali terkait surat dari WADA mendapat respon positif.

    Terbaru

    MotoGP

    Kamis, 21 Oktober 2021

    Jadwal MotoGP Emilia Romagna 2021, Akhir Pekan Ini

    Akhir pekan ini, Fabio Quartararo berpeluang mengunci gelar juara dunia di GP Emilia Romagna.

    MotoGP

    Kamis, 21 Oktober 2021

    Janji Francesco Bagnaia pada Balapan Perpisahan Valentino Rossi di Kampung Halaman

    Francesco Bagnaia bertekad mati-matian mempertahankan peluang juara dunia MotoGp pada balapan di Misano.

    MotoGP

    Selasa, 19 Oktober 2021

    58, Novel Grafis yang Dirilis untuk Mengenang 10 Tahun Wafatnya Marco Simoncelli

    Dunia MotoGP pernah memiliki seorang pembalap berbakat dalam sosok Marco Simoncelli.

    MotoGP

    Senin, 18 Oktober 2021

    Valentino Rossi Ungkap Rindu Jelang Peringatan 10 Tahun Kematian Marco Simoncelli

    Menurut Valentino Rossi, pembentukan akademi VR46 tak lepas dari peran Marco Simoncelli.

    MotoGP

    Minggu, 17 Oktober 2021

    Kisah Karier Joan Mir, Juara MotoGP yang Tak Punya Uang untuk Jadi Pembalap

    Kesuksesan Joan Mir masuk ke dalam jajaran pembalap papan atas tak semudah membalikan tangan.

    MotoGP

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Penggemar Valentino Rossi Siapkan 11 Ribu Topi Simbolis Perpisahan di MotoGP

    Valentino Rossi Fan Club menyiapkan perpisahan spesial dengan The Doctor yang akan menjalani balapan terakhir di Sirkuit Misano pada MotoGP Emilia Romagna 2021.

    MotoGP

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Mick Doohan: Marc Marquez Masih Bisa Merebut Juara Dunia MotoGP

    Mantan pembalap dunia kelas 500 cc, Mick Dohan, menyebut Marc Marquez bisa kembali juara MotoGP.

    MotoGP

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Kontrak Raul Fernandez dan KTM Tech3 untuk MotoGP 2022 Belum Fix, Rumor Pembajakan Mencuat

    Yamaha dikabarkan tertarik merekrut Reul Fernandez untuk masuk tim satelit Yamaha RNF di MotoGP 2022.

    MotoGP

    Kamis, 14 Oktober 2021

    WADA Pastikan Gelaran MotoGP Indonesia dan Thailand 2022 Aman

    Indonesia sempat dibuat was-was dengan dengan keluarnya surat edaran dari WADA Kamis (7/10/2021) lalu.

    MotoGP

    Rabu, 13 Oktober 2021

    Aleix Espargaro Anggap Pamor Valentino Rossi bak Michael Jordan di NBA

    Pembalap Aprilia, Aleix Espargaro, menuturkan kesan-kesannya selama menjadi kolega Valentino Rossi di MotoGP.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X